Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Polrestabes Semarang Tetapkan 6 Tersangka Anarko dalam Kerusuhan May Day 2025

CC-01 by CC-01
3 Mei 2025
in Nasional
0
Kerusuhan demo May Day di Kota Semarang (dok. istimewa)

Kerusuhan demo May Day di Kota Semarang (dok. istimewa)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menetapkan enam orang tersangka dalam kasus kerusuhan yang terjadi pada Hari Buruh (May Day), Kamis, 1 Mei 2025. Kerusuhan pecah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, dengan para pelaku tergabung dalam kelompok berpakaian hitam yang menyebut diri mereka sebagai Anarko.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Syahduddi, menyampaikan bahwa dari 14 orang yang diamankan, enam di antaranya telah memenuhi unsur pidana berdasarkan dua alat bukti yang sah.

“Enam orang ini terdiri dari lima mahasiswa dan satu pengangguran,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (3/5/2025).

Identitas dan Peran Tersangka

Berikut nama dan peran dari keenam tersangka:

  1. MAS (22) – Warga Kalimantan Barat, diduga sebagai otak aksi. Ia mengarahkan anggotanya untuk berpakaian hitam dan melakukan konsolidasi malam sebelum aksi.

  2. KM (19) – Warga Jakarta Pusat, melempar pagar untuk menghalangi petugas saat aksi.

  3. ADA (22) – Warga Bekasi, membantu KM mengangkat dan melempar pagar serta menyerang petugas dengan botol air.

  4. ANH (19) – Warga Banyumanik, Semarang. Melakukan pelemparan batu dan menendang petugas.

  5. MJR (21) – Warga Banten, melempar batu dan besi serta melukai petugas.

  6. AZG (21) – Warga Banyumanik, Semarang. Melempar potongan besi dan memukul petugas.

Konsolidasi via Grup WhatsApp

Polisi menemukan adanya grup WhatsApp dengan nama “FMIPA bagian anarko”, yang digunakan untuk koordinasi. Grup tersebut beranggotakan 18 orang, dan polisi tengah menelusuri peran masing-masing.

“Kalau terbukti pidana, akan kami proses tegas dan tuntas,” tegas Syahduddi.

Rangkaian Aksi Anarkis

Kapolrestabes menjelaskan bahwa kelompok ini tidak memiliki niat menyampaikan aspirasi, melainkan langsung memulai aksi anarkis dengan membakar ban, melempar batu, serta merusak fasilitas umum seperti pagar, tanaman, spanduk, dan traffic cone.

Proses Hukum

Para tersangka dijerat dengan Pasal 214 KUHP Jo Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan kekerasan yang merusak ketertiban umum, apalagi sampai melukai petugas,” tutup Syahduddi.

Tags: Aksi Anarkis MahasiswaAksi Anarko IndonesiaAnarko SemarangDemo Hari Buruh JatengFMIPA AnarkoKekerasan Saat Unjuk RasaKerusuhan May Day SemarangPembakaran Ban Demopolrestabes semarangTersangka May Day 2025
Previous Post

Miss Indonesia 2010 Asyifa Latief Diperiksa Kejagung Diduga Terima Aliran Korupsi Pertamina

Next Post

Satpol PP PPU Ungkap Maraknya Prostitusi Online di Sekitar Kawasan IKN

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Ilustrasi prostitusi (dok. istimewa)

Satpol PP PPU Ungkap Maraknya Prostitusi Online di Sekitar Kawasan IKN

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved