Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

IHSG Tersungkur Lebih dari 5 % di Tengah Bursa Asia Terus Menguat

CC-01 by CC-01
18 Maret 2025
in Bisnis
0
IHSG di antara bursa saham Asia (dok. istimewa)

IHSG di antara bursa saham Asia (dok. istimewa)

0
SHARES
19
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan pasar modal Tanah Air alias trading halt setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 5% pada Selasa (18/3/2025) siang. Sementara itu, mayoritas bursa saham di Asia justru berada di zona hijau, menunjukkan penguatan yang kontras dengan kondisi IHSG.

Kondisi Bursa Asia

Melansir data Bloomberg, pada pukul 13.00 WIB, mayoritas bursa saham di negara-negara Asia lainnya justru mengalami penguatan. Berikut adalah beberapa indeks saham Asia yang tercatat naik:

  1. Singapura (STI): Menguat 0,91% ke level 3.894,63.
  2. Malaysia (KLSE): Menguat 1,04% ke level 1.527,81.
  3. Thailand (SET): Naik 0,68% ke level 1.178,32.
  4. Vietnam (Ho Chi Minh Stock Index): Naik 0,81% ke level 1.337,48.
  5. Jepang (Nikkei 225): Menguat 1,30% ke level 37.883,62.
  6. China (Shanghai SE Composite): Naik 0,16% ke level 3.431,69.
  7. Korea Selatan (KOSPI): Menguat 0,04% ke level 2.611,78.

Selain itu, indeks saham gabungan di Australia, Taiwan, Hong Kong, India, Pakistan, dan Bangladesh juga tercatat berada di zona hijau pada perdagangan siang hari ini.

Bursa Asia yang Turun

Meskipun mayoritas bursa Asia menguat, beberapa indeks saham justru mengalami penurunan, termasuk:

  • Indonesia (IHSG): Anjlok 6,12% ke level 6.076,08.
  • Selandia Baru
  • Mongolia
  • Laos
  • Filipina
  • Sri Lanka

IHSG Jadi Indeks Paling Anjlok di Asia

Hingga siang hari ini, IHSG tercatat sebagai indeks saham gabungan dengan penurunan terbesar di Asia, anjlok hingga 6,12% atau 395,86 basis poin. Kondisi ini memicu BEI untuk melakukan trading halt guna mencegah kerugian yang lebih besar.

Penyebab Anjloknya IHSG

Anjloknya IHSG diduga dipicu oleh beberapa faktor, termasuk ketidakstabilan politik dalam negeri, tekanan inflasi, dan ketidakpastian ekonomi global. Investor asing juga dilaporkan melakukan aksi jual besar-besaran, memperburuk kondisi pasar saham Indonesia.

Dampak Trading Halt

Pembekuan sementara perdagangan saham oleh BEI diharapkan dapat memberikan waktu bagi investor untuk mengevaluasi situasi dan mencegah kepanikan pasar. Namun, langkah ini juga menimbulkan kekhawatiran akan ketidakpastian pasar dalam jangka pendek.(CC-01)

Tags: AnjlokBEIBloombergBursa Saham AsiachinaIHSGInvestor AsingJepangKetidakpastian Ekonomikorea selatanmalaysiaPenguatansingapurathailandTrading Haltvietnam
Previous Post

IHSG Anjlok 6 Persen Bikin BEI Berlakukan Trading Halt, Apa Penyebabnya?

Next Post

IHSG Anjlok Lebih dari 6%, Perbandingan Ketika Krisis 1998 dan Pandemi Covid-19 Lebih Parah Mana?

Related Posts

Influencer kripto Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi kripto. (dok. istimewa)
Bisnis

Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan Investasi Kripto, Kerugian Capai Rp3 Miliar

14 Januari 2026
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjaminkan aset senilai Rp 13,94 triliun kepada PT Danantara Asset Management (dok. istimewa)
Bisnis

Krakatau Steel Jaminkan Aset Rp 13,94 Triliun ke Danantara untuk Restrukturisasi Perusahaan

12 Januari 2026
Dana Syariah Indonesia fraud (dok. istimewa)
Bisnis

PPATK Blokir Rekening Dana Syariah Indonesia, Kasus Gagal Bayar Lender Masuki Babak Baru

31 Desember 2025
Emas batangan (dok. istimewa)
Bisnis

Harga Emas Antam Tembus Rp2,5 Juta per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

22 Desember 2025
Next Post
IHSG anjlok (dok. istimewa)

IHSG Anjlok Lebih dari 6%, Perbandingan Ketika Krisis 1998 dan Pandemi Covid-19 Lebih Parah Mana?

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved