Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kasus Dugaan Korupsi di Pertamina: Jaksa Agung Pertimbangkan Hukuman Mati

CC-01 by CC-01
6 Maret 2025
in Nasional
0
Jaksa Agung ST Burhanuddin (dok. istimewa)

Jaksa Agung ST Burhanuddin (dok. istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanudin menyatakan tidak menutup kemungkinan adanya ancaman hukuman mati bagi pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina. Dugaan tindak pidana korupsi ini terjadi dalam rentang waktu 2018 hingga 2023, termasuk saat pandemi Covid-19.

“Dalam kondisi yang demikian, bisa-bisa hukuman mati. Tapi kita lihat dulu nanti,” ujar Burhanudin dalam keterangannya.

Jaksa Agung menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan hasil penyidikan kasus ini, yang diduga merugikan negara hingga Rp193 triliun per tahun. Jika terbukti bahwa kejahatan ini dilakukan dalam situasi darurat pandemi, maka hukumannya akan lebih berat.

“Tentu hukumannya akan lebih berat dan bisa hukuman mati,” tegasnya.

Kepercayaan Publik Harus Dipulihkan

Selain menekankan kemungkinan hukuman maksimal, Burhanudin meminta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk segera menyelesaikan perkara ini agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum dapat dipulihkan.

Kasus ini menjadi perhatian khusus karena berhubungan dengan penyalahgunaan tata kelola minyak mentah di tubuh Pertamina, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam ketahanan energi nasional.

Landasan Hukum Hukuman Mati bagi Koruptor

Dalam konteks hukum, Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan bahwa hukuman mati dapat dijatuhkan bila tindak pidana korupsi dilakukan dalam keadaan tertentu.

Keadaan tertentu tersebut mengacu pada kondisi darurat, seperti saat pandemi Covid-19, yang ditetapkan melalui:

  1. Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.
  2. Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasional.

Dengan dasar ini, apabila terbukti tindak pidana korupsi tersebut dilakukan dalam masa pandemi, maka pelaku dapat dijatuhi hukuman mati sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dan Kejaksaan Agung berjanji akan mengusut tuntas semua pihak yang terlibat.

Tags: Dugaan KorupsiHukuman Mati Koruptorjaksa agungjampidsuskasus korupsikejaksaan agungKorupsi PertaminaMinyak MentahST BurhanudinTindak Pidana Korupsi
Previous Post

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Tangkap 7 Pelaku Sindikat TPPO, Pekerja Migran Diimingi Gaji Rp 30 Juta

Next Post

Pertama di Indonesia, UPH Luncurkan Fakultas Artificial Intelligence Siap Cetak Pemimpin Masa Depan di Era Digital

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Universitas Pelita Harapan (dok. istimewa)

Pertama di Indonesia, UPH Luncurkan Fakultas Artificial Intelligence Siap Cetak Pemimpin Masa Depan di Era Digital

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved