Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Wamen PU Diana Kusumastuti Ungkap Penyebab Banjir Bandang di Bekasi

CC-01 by CC-01
5 Maret 2025
in Nasional
0
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti (dok. PUPR)

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti (dok. PUPR)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BEKASI – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menyatakan bahwa banjir yang melanda beberapa daerah, termasuk Bekasi, Jawa Barat, disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi, bukan karena jebolnya tanggul. Pernyataan ini disampaikan Diana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

“Berdasarkan pengamatan kami, tidak ada tanggul yang jebol. Volume intensitas hujan memang sangat tinggi sekali, sehingga menyebabkan aliran sungai meluap,” jelas Diana.

Penanganan Banjir oleh Kementerian PU

Diana menjelaskan bahwa Kementerian PU saat ini menunggu banjir surut terlebih dahulu sebelum melakukan upaya penanganan lebih lanjut. Menurutnya, memompa air banjir saat ini tidak efektif karena tidak ada tempat untuk menampung air tersebut. “Kalau saya harus pompa, airnya mau ditaruh di mana? Kita tunggu surut dulu,” ujarnya.

Selain itu, Kementerian PU telah merencanakan pengerukan sedimentasi di sungai-sungai yang meluap. Namun, proses ini baru bisa dilakukan setelah air banjir surut. “Kita akan keruk sedimentasi di sungai-sungai yang meluap, tapi itu harus menunggu air surut terlebih dahulu,” tambah Diana.

Upaya Evakuasi dan Bantuan untuk Korban Banjir

Pemerintah telah mengirimkan bantuan untuk menangani dampak banjir, termasuk perahu karet dan alat penyelamatan lainnya guna mengevakuasi warga yang terdampak. “Kita sudah kirim perahu karet. Yang penting, penduduk diamankan terlebih dahulu. Nanti penanganannya akan kita lakukan setelah kondisi memungkinkan,” kata Diana.

Penyebab Banjir dan Langkah Antisipasi

Diana menegaskan bahwa banjir kali ini terjadi karena faktor alam, yaitu curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Hal ini menyebabkan sungai tidak mampu menampung volume air yang besar, sehingga meluap dan menggenangi permukiman warga.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa depan, Kementerian PU berencana melakukan normalisasi sungai dan pengerukan sedimentasi secara berkala. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sungai dalam menampung air hujan dan mengurangi risiko banjir.(CC-01)

Tags: Banjir Bekasibencana alamDiana KusumastutiEvakuasi BanjirIntensitas Hujan Tinggijawa baratKementerian PUNormalisasi SungaiPenanganan BanjirPengerukan SedimentasiPerahu KaretTanggul Jebol
Previous Post

Menaker Yassierli Pastikan Pekerja Sritex yang Kena PHK Dapat THR dan Jaminan Sosial

Next Post

Viral Aliran Sesat di Maros Sulawesi Selatan, Pengikut Yakini Rukun Islam Ada 11

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Masyarakat Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digegerkan oleh keberadaan aliran Pangissengana Tarekat Ana' Loloa. (dok. istimewa)

Viral Aliran Sesat di Maros Sulawesi Selatan, Pengikut Yakini Rukun Islam Ada 11

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved