Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerasan Penonton DWP 2024 Asal Malaysia Capai Rp 2,5 Miliar

CC-02 by CC-02
26 Desember 2024
in Daerah
0
oknum polisi

Oknum polisi

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri mengungkapkan adanya rekening khusus yang digunakan oleh para pelaku pemerasan terhadap penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 asal Malaysia. Rekening tersebut dijadikan tempat penampungan uang hasil kejahatan yang diduga melibatkan anggota kepolisian dari berbagai satuan kerja.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyampaikan bahwa para korban diarahkan oleh pelaku untuk mentransfer uang ke rekening tersebut.

“Sudah ada rekening yang disiapkan sebelumnya,” ungkap Abdul kepada wartawan, Rabu (25/12/2024).

Meski demikian, Abdul belum merinci jumlah rekening yang digunakan. Ia hanya mengungkapkan bahwa uang hasil pemerasan mencapai Rp2,5 miliar dari 45 korban.

“Barang bukti yang berhasil kami amankan berupa uang sejumlah Rp2,5 miliar,” jelasnya.

Abdul menambahkan bahwa penyidik masih terus mendalami motif di balik aksi pemerasan ini. Kasus tersebut melibatkan anggota kepolisian dari berbagai tingkat, mulai dari Polsek, Polres, hingga Polda.

“Motifnya sedang kami telusuri lebih dalam. Kami perlu menggali keterlibatan masing-masing satuan kerja yang terlibat,” ujarnya.

Ia juga belum dapat memastikan apakah aksi pemerasan ini dilakukan secara terorganisasi atau dilakukan secara individu oleh anggota dari masing-masing satuan.

“Pemeriksaan masih berlangsung secara maraton. Kami belum bisa memastikan apakah ini aksi terkoordinasi atau dilakukan secara terpisah oleh tiap satuan,” tambahnya.

Penyelidikan terus dilakukan untuk menggali peran anggota dari tingkat Polsek hingga Polda dalam kasus ini. Abdul menegaskan pentingnya penggalian fakta sebelum mengambil kesimpulan lebih lanjut.

“Kami masih mendalami bagaimana peran masing-masing, baik di tingkat Polsek, Polres, maupun Polda,” terangnya.

Sebanyak 45 warga negara Malaysia menjadi korban dugaan pemerasan ini. Para pelaku, yang berjumlah 18 orang dan merupakan anggota kepolisian, kini telah ditempatkan dalam penahanan khusus (Patsus) di Propam Polri.

Dugaan pemerasan ini menjadi perhatian serius bagi Polri, mengingat total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai Rp2,5 miliar. Kasus ini mencoreng citra institusi dan diharapkan dapat segera dituntaskan dengan transparan dan adil. (CC02)

Tags: kasus pemerasan DWP 2024pemerasan
Previous Post

DPRD Jateng dan BPKN RI Pastikan Perlindungan Konsumen di Tengah Libur Nataru dan Cuaca Ekstrem

Next Post

Bripka Edy Wally Polisi Penganiaya Sopir di Ambon Tewas Usai Diperiksa Propam

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
Bripka Edy Wally Polisi Penganiaya Sopir di Ambon Tewas Usai Diperiksa Propam

Bripka Edy Wally Polisi Penganiaya Sopir di Ambon Tewas Usai Diperiksa Propam

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved