Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

18 Personel Polri Diperiksa Terkait Kasus Pemerasan di Festival DWP 2024

CC-01 by CC-01
25 Desember 2024
in Nasional
0
penonton asal Malaysia diperas polisi Indonesia saat konser DPW di Jakarta (dok. istimewa)

penonton asal Malaysia diperas polisi Indonesia saat konser DPW di Jakarta (dok. istimewa)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Sebanyak 18 personel kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Kemayoran kini ditahan dan diperiksa oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Mereka diduga terlibat dalam kasus pemerasan terhadap penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024, termasuk sekitar 400 warga Malaysia.

Dugaan ini mencoreng nama baik Polri setelah terungkap bahwa total uang yang diperas mencapai sekitar Rp 32 miliar. Modus operandi para oknum adalah berpura-pura melakukan pemeriksaan terkait penggunaan narkoba atau minuman keras, kemudian meminta uang untuk menyelesaikan “kasus.”

Konfirmasi Polri Terkait Kasus Pemerasan DWP 2024

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap para pelaku.

“Kami tidak akan menoleransi pelanggaran ini. Divisi Propam akan menindak tegas personel yang terbukti bersalah,” tegas Brigjen Trunoyudo dalam keterangan persnya, Senin (23/12/2024).

Festival DWP 2024, yang berlangsung pada 12-15 Desember, menjadi sorotan setelah sejumlah warga Malaysia melaporkan tindakan pemerasan oleh oknum aparat. Insiden ini tidak hanya mencoreng citra Polri, tetapi juga menodai reputasi Indonesia sebagai tuan rumah yang ramah bagi wisatawan asing.

Kritik terhadap Polri dan Tuntutan Reformasi

Insiden ini memicu kritik keras dari berbagai pihak, termasuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Direktur LBH Jakarta, Fadhil Alfathan, menyoroti kasus ini sebagai bukti masalah sistemik dalam tubuh Polri.

“Ini menunjukkan perlunya reformasi serius dalam institusi Polri. Penindakan harus transparan dan memberikan efek jera, agar kepercayaan publik bisa dipulihkan,” ujar Fadhil.

Dampak pada Pariwisata dan Kepercayaan Publik

Kasus pemerasan ini memberikan dampak buruk bagi citra Indonesia sebagai destinasi wisata. Dengan jumlah korban yang mayoritas berasal dari luar negeri, termasuk Malaysia, kepercayaan wisatawan terhadap keamanan acara besar di Indonesia bisa terancam.

Polri diharapkan segera menyelesaikan kasus ini dengan transparansi penuh untuk memulihkan kepercayaan publik dan menjaga reputasi Indonesia di mata dunia.(CC-01)

Tags: kasus pemerasan DWP 2024polisipolriwisatawan Malaysia
Previous Post

Pernyataan Resmi KPK Soal Penetapan Tersangka Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto

Next Post

Yenny Wahid: Pemisahan Polri dari TNI adalah Warisan Gus Dur untuk Demokrasi

Related Posts

Seorang wanita diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya

25 Maret 2026
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)
Nasional

Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman

25 Maret 2026
Kondisi Andrie Yunus stabil usai disiram air keras. (dok. istimewa)
Nasional

Andrie Yunus Stabil Usai Disiram Air Keras, RSCM Ungkap Luka Bakar 20 Persen dan Trauma Mata

17 Maret 2026
Ilustrasi jalan tol (dok. Adhi Karya)
Nasional

Tarif Tol Semarang–Batang Naik Jelang Lebaran 2026, Golongan I Jadi Rp144.500

10 Maret 2026
Next Post
Yenny Wahid (dok. istimewa)

Yenny Wahid: Pemisahan Polri dari TNI adalah Warisan Gus Dur untuk Demokrasi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved