Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Disidak DPRD Kendal, Pedagang Laporkan Kebocoran Pasar Weleri dan Penataan Kurang Tepat

CC-01 by CC-01
18 Desember 2024
in Breaking News, Daerah
0
Kebocoran di Pasar Weleri Kendal (dok. istimewa)

Kebocoran di Pasar Weleri Kendal (dok. istimewa)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, KENDAL – Para pedagang Pasar Weleri, Kendal, mengeluhkan kondisi pasar, terutama lantai II yang mengalami kebocoran di beberapa bagian. Selain itu, mereka juga menyuarakan ketidakpuasan terkait penataan pedagang yang dianggap kurang tepat.

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh para pedagang kepada sejumlah anggota DPRD Kendal yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Weleri. Anggota DPRD yang hadir dalam sidak tersebut antara lain Muhammad Arif Abidin, Najmah Riajani Garniera, Abdul Syukur, Muhammad Iqbal Adila, dan Sisca Meritania.

Muhammad Arif Abidin, salah satu anggota DPRD Kendal, mengungkapkan bahwa sidak dilakukan setelah dirinya menerima video yang menunjukkan kebocoran di lantai II Pasar Weleri. Video tersebut memperlihatkan bagaimana air hujan merembes melalui atap pasar yang baru saja selesai dibangun.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung menuju ke lantai II untuk melihat kondisi pasar secara langsung. Kami menemukan kebocoran di beberapa titik. Ini perlu segera ditangani, dan kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengambil langkah lebih lanjut,” kata Arif, Senin (16/12/2024).

Selain masalah kebocoran, pedagang juga mengeluhkan penataan pasar yang dinilai tidak sesuai. Sarokah, salah seorang pedagang pisang, mengungkapkan bahwa sejak menempati pasar baru, ia merasa kesulitan karena tidak ada pembeli yang mau naik ke lantai II.

“Sejak pindah ke pasar baru, saya belum pernah untung. Tidak ada pembeli yang mau ke lantai II. Kami ingin disatukan kembali dengan pedagang lauk, seperti ikan dan daging, seperti dulu. Sekarang kami berada di lantai II, sementara pedagang lauk berada di lantai I. Biasanya, mereka ini satu paket,” ujar Sarokah.

Selain itu, ia juga mengungkapkan kesulitan membawa dagangannya ke lantai II. “Mestinya kami di lantai I, sementara pedagang barang-barang ringan seharusnya di lantai II,” tambahnya.

Anggota DPRD Kendal lainnya, Najmah Riajani Garniera, mengatakan bahwa keluhan para pedagang memang wajar dan dapat dimengerti. Apalagi, saat ini kondisi lantai II yang bocor membuat barang dagangan seperti pisang bisa cepat rusak.

Koordinator Pedagang dari Dinas Pasar, Amir, menjelaskan bahwa perbaikan kebocoran sudah dimulai pada Senin (16/12/2024). Mengingat pasar masih dalam masa pemeliharaan kontraktor, perbaikan tersebut akan terus dilakukan hingga selesai.

“Perbaikan sudah dimulai hari ini dan akan terus berlanjut hingga masalah kebocoran ini teratasi,” kata Amir.

Sisca Meritania, anggota DPRD Kendal lainnya, yang juga hadir dalam sidak tersebut, menegaskan pentingnya mengundang dinas terkait untuk mencari solusi atas keluhan pedagang. “Kami akan mengundang dinas terkait untuk membahas masalah ini dan mencari solusi terbaik bagi pedagang Pasar Weleri,” tegas Sisca.(CC-01)

Tags: dprd kendalkendalpasar kendalpasar weleripasar weleri bocor
Previous Post

Pasca Renovasi Pasar Weleri Kendal Bocor, Anggaran Rp 51 Miliar Jadi Sorotan

Next Post

Jaksa Kejati Jateng Tak Serius Tangani Kasus Penembakan Siswa Semarang, Asal Ketik Pasal

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Seorang wanita diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya

25 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Pegawai SPPG Purbalingga dipecat usai status WhatsApp menyebut “rakyat jelata” viral. (dok. istimewa)
Breaking News

Viral Status WhatsApp Singgung “Rakyat Jelata”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat

17 Maret 2026
Next Post
Pelajar SMKN 4 Semarang Tewas Ditembak Polisi, Peluru Tembus di Pinggul

Jaksa Kejati Jateng Tak Serius Tangani Kasus Penembakan Siswa Semarang, Asal Ketik Pasal

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved