Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Viral

Penganiayaan Dokter Koas Universitas Sriwijaya: Lady Aurelia Jadi Sorotan Setelah Insiden Kekerasan

CC-01 by CC-01
16 Desember 2024
in Viral
0
Kasus penganiayaan Luthfi dokter koas Universitas Sriwijaya (dok. istimewa)

Kasus penganiayaan Luthfi dokter koas Universitas Sriwijaya (dok. istimewa)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA — Kasus Penganiayaan Dokter Koas Universitas Sriwijaya: Kata “koas” kembali menjadi sorotan di media sosial X setelah seorang dokter koas, Luthfi, dilaporkan menjadi korban penganiayaan. Insiden ini terjadi diduga melibatkan Lady Aurelia, yang diketahui sebagai supir keluarga rekan koas Luthfi.

Kejadian Penganiayaan Dokter Koas Luthfi Menjadi Viral di Media Sosial

Peristiwa kekerasan ini langsung mencuri perhatian netizen yang merasa miris dengan kejadian tersebut. “Kasus ini mengingatkan kita pada insiden penganiayaan David Ozora oleh Mario Dandy yang sempat viral pada tahun lalu,” ujar @Nataro545, seorang pengguna X, yang dikutip oleh Panduga.id pada Minggu (15/12/2024).

Spekulasi Mengenai Latar Belakang Keluarga Pelaku

Namun, yang lebih menarik perhatian adalah spekulasi yang berkembang di media sosial. Banyak netizen yang membandingkan Lady Aurelia dengan Mario Dandy, setelah terungkapnya latar belakang keluarga Lady yang memiliki hubungan dengan pejabat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Dengan latar belakang keluarganya yang terhubung dengan pejabat tinggi, banyak yang khawatir Lady akan menjadi ‘the next Mario Dandy’,” ungkap @Geligeli87, seorang netizen lainnya.

Keadilan dalam Penanganan Kasus Penganiayaan

Netizen juga mempertanyakan keadilan dalam penanganan kasus ini, dengan dugaan bahwa kekuasaan orang tua Lady bisa memengaruhi proses hukum. Dalam beberapa unggahan, mereka meminta agar pihak berwenang tidak membiarkan status sosial atau hubungan keluarga menjadi alasan untuk mengurangi hukuman bagi pelaku.

Penyelidikan Kasus Penganiayaan Dokter Koas Luthfi

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan yang menimpa Luthfi, dokter koas Universitas Sriwijaya. Meskipun demikian, banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang, dan agar pelaku menerima hukuman yang setimpal.(CC-01)

Tags: koaskoas dokterlady aureliapalembang
Previous Post

Pemerintah Indonesia Umumkan Kenaikan Tarif PPN 2025, Vietnam Turunkan Tarif PPN untuk Stimulus Ekonomi

Next Post

Miftah Maulana Mengamuk Tak Diakui Sebagai Cucu Kiai Ageng Muhammad Besari : JANCUK

Related Posts

Konten giveaway Willie Salim disorot setelah pengakuan talent bernama Risky yang menyebut video dibuat terkonsep. (Dok. istimewa)
Viral

Pengakuan Talent Ungkap Dugaan Konten Giveaway Willie Salim Disetting, Ini Klarifikasinya

25 Januari 2026
Gerai toko Roti'O (dok. istimewa)
Viral

BI Tegaskan Uang Tunai Masih Sah, Soroti Kasus Nenek Ditolak Bayar Tunai di Gerai Roti O

22 Desember 2025
Penyanyi Denny Caknan (dok. istimewa)
Viral

Ide Beli Hutan Indonesia Mengemuka di Media Sosial, Pandawara Group dan Denny Caknan Siap Donasi

8 Desember 2025
Bakso Remaja di Solo dinyatakan halal oleh Walikota. (dok. istimewa)
Viral

Viral Bakso Remaja Gading Disebut Nonhalal, Wali Kota Solo Minta Maaf dan Tegaskan Hasil Uji Negatif Babi

5 November 2025
Next Post
Miftah Maulana Mengamuk Tak Diakui Sebagai Cucu Kiai Ageng Muhammad Besari : JANCUK

Miftah Maulana Mengamuk Tak Diakui Sebagai Cucu Kiai Ageng Muhammad Besari : JANCUK

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved