Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kekerasan Polisi di Indonesia, Amnesty International Sebut Negara Darurat HAM

CC-01 by CC-01
13 Desember 2024
in Nasional
0
Ilustrasi kekerasan polisi (dok. istimewa)

Ilustrasi kekerasan polisi (dok. istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional pada 10 Desember 2024, sejumlah aktivis gerakan sipil menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya kekerasan oleh aparat kepolisian di Indonesia.

Situasi ini digambarkan sebagai “negara dalam keadaan darurat kekerasan polisi,” merujuk pada tindakan represif yang dinilai semakin sering terjadi di lapangan.

Data Kekerasan Polisi Sepanjang 2024

Amnesty International mencatat sebanyak 579 warga sipil menjadi korban kekerasan aparat selama rangkaian unjuk rasa yang berlangsung pada 22-29 Agustus 2024 di sejumlah provinsi.

Selain itu, laporan organisasi HAM internasional ini juga mencatat 116 kasus kekerasan oleh aparat kepolisian yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia sepanjang Januari hingga November 2024.

“Kekerasan ini mencerminkan semakin jauhnya institusi kepolisian dari ciri-ciri polisi dalam negara demokrasi,” ujar Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Kamis (12/12/2024).

Seruan untuk Reformasi Polri

Para aktivis menyerukan reformasi struktural di tubuh Polri sebagai langkah mendesak untuk memulihkan kepercayaan publik. Mereka menilai perlunya pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk memastikan Polri lebih menghormati hak asasi manusia dalam menjalankan tugasnya.

“Kami mendesak Polri menghentikan penggunaan kekerasan dalam menangani aksi-aksi damai dan memprioritaskan dialog,” tegas Usman Hamid.

Langkah Krusial untuk Masa Depan Demokrasi

Aktivis HAM juga menekankan pentingnya langkah konkret untuk mengakhiri kebijakan represif. Reformasi Polri dianggap sebagai solusi utama untuk menciptakan institusi kepolisian yang lebih profesional, transparan, dan menghormati HAM.

Peringatan Hari HAM Internasional tahun ini menjadi momentum penting untuk menyoroti tantangan besar dalam menjaga hak asasi manusia di Indonesia.(CC-01)

Tags: ham di indonesiakekerasan polisireformasi polri
Previous Post

Kasus Kekerasan Seksual Meningkat, Permohonan Perlindungan ke LPSK Melonjak Tajam

Next Post

Hasil Pilkada Serentak 2024 Ditetapkan, Ini Jadwal Pelantikan Kepala Daerah

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat konferensi pers hasil Pilkada 2024 (dok. istimewa)

Hasil Pilkada Serentak 2024 Ditetapkan, Ini Jadwal Pelantikan Kepala Daerah

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved