Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Keluarga Pelajar SMK Korban Penembakan di Semarang Kecewa Tak Dilibatkan RDP Komisi III DPR RI

CC-02 by CC-02
4 Desember 2024
in Daerah
0
Keluarga Pelajar SMK Korban Penembakan di Semarang Kecewa Tak Dilibatkan RDP Komisi III DPR RI

Mendiang Gamma Rizkynata Oktafandy. (Foto Antara)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Keluarga Gamma Rizkinata, siswa SMKN 4 Semarang yang menjadi korban penembakan oleh anggota polisi Aipda Robig Zaenudin, mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dilibatkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPR RI pada Selasa (3/12/2024).

RDP tersebut mengangkat tema pertemuan antara Komisi III, Kapolrestabes Semarang, dan keluarga korban. Namun, hanya Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, serta pihak Polda Jawa Tengah yang hadir dalam forum tersebut.

Juru bicara keluarga, Subambang, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sempat mendapat undangan untuk mengikuti RDP melalui aplikasi Zoom. Namun, saat mencoba mengakses tautan yang diberikan, keluarga tidak dapat bergabung karena link tersebut tidak aktif.

“Jam 9.15 WIB kami coba buka link Zoom, tapi tidak bisa diakses. Setelah itu, pihak sekretariat mengatakan bahwa keluarga tidak perlu ikut Zoom. Kami berharap pada kesempatan berikutnya, keluarga bisa diundang secara langsung agar forum ini berjalan adil,” ujar Subambang pada Selasa (3/12/2024).

Menurutnya, keluarga ingin menyampaikan sejumlah kejanggalan terkait insiden penembakan yang menewaskan Gamma pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

Subambang menyoroti beberapa hal yang menurut keluarga tidak sesuai dengan fakta. Salah satunya adalah lokasi perkelahian dan tempat penembakan yang dinilai berbeda.

Ia juga menuduh Polrestabes Semarang melakukan tuduhan sepihak terhadap Gamma dengan menyebutnya sebagai anggota gangster yang terlibat tawuran tanpa bukti yang kuat. Dalam jumpa pers sebelumnya, polisi diduga mengarahkan saksi remaja untuk memberikan pernyataan seragam bahwa Gamma membawa senjata tajam dan mengajak tawuran.

“Kami tidak diberi akses untuk memeriksa ponsel Gamma, yang masih disita polisi, padahal polisi mengklaim senjata tajam dibeli melalui aplikasi belanja online,” tambahnya.

Keluarga Gamma telah mengirimkan surat resmi ke Komisi III DPR RI untuk meminta diadakannya RDP lanjutan yang melibatkan keluarga korban. Mereka juga berharap Kompolnas dan Komnas HAM dapat memberikan perhatian lebih terhadap kasus ini agar proses hukum berjalan transparan.

Dalam RDP tersebut, Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Aris Supriyono, menjelaskan bahwa penembakan yang dilakukan oleh Aipda Robig tidak terkait dengan upaya pembubaran tawuran, seperti yang sempat diberitakan sebelumnya.

“Penembakan tersebut bukan bertujuan membubarkan tawuran, melainkan merupakan tindakan yang dilakukan secara tidak sesuai prosedur,” ungkap Aris.

Selain Kapolrestabes, rapat tersebut juga dihadiri Kasubdit 3 Jatanras Polda Jawa Tengah, AKBP Helmy Tamaela, yang memberikan keterangan lebih lanjut mengenai insiden tersebut. (CC02)

Tags: Gamma Rizkynata Oktafandypenembakanpenembakan pelajar semarang
Previous Post

CNN Indonesia Bebastugaskan Damar Sinuko Wartawan yang Intimidasi Keluarga Korban Penembakan Polisi di Semarang

Next Post

Kombes Pol Irwan Anwar Ngaku Siap Dievaluasi Terkait Penembakan Gamma Rizkynata Oktafandy

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
Kapolrestabes Semarang Minta Maaf Terkait Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang, Siap Terima Konsekuensi

Kombes Pol Irwan Anwar Ngaku Siap Dievaluasi Terkait Penembakan Gamma Rizkynata Oktafandy

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved