Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Talut Sungai Bodri Ambrol 40 Meter, Warga Desa Kebonharjo Kendal Terancam

CC-02 by CC-02
21 November 2024
in Daerah
0
Talut Sungai Bodri Ambrol 40 Meter, Warga Desa Kebonharjo Kendal Terancam
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, KENDAL – Talut peninggalan era kolonial Belanda di Sungai Bodri, Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kendal, ambrol sepanjang 40 meter pada Senin (18/11). Kejadian ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut serta meningkatnya debit air sungai.

Dinding penahan tanah setinggi lima meter yang roboh ini berada sekitar 25 meter dari permukiman warga. Meski tidak langsung berdampak pada rumah penduduk, potensi bahaya tetap mengintai, terutama saat hujan deras kembali terjadi.

Sekretaris Desa Kebonharjo, Ahmad Sodikin, menyampaikan bahwa ambrolnya talut tersebut bisa menjadi ancaman serius jika debit air Sungai Bodri terus meningkat.

“Jaraknya memang masih aman, sekitar 25 meter dari permukiman. Namun, jika terjadi luapan air sungai akibat hujan deras, banjir bisa mencapai rumah warga,” ujar Sodikin.

Pemerintah desa telah melaporkan insiden ini ke pemerintah daerah dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Jawa Tengah. Sodikin berharap ada langkah cepat berupa pembangunan tanggul sementara untuk mencegah banjir di musim hujan ini.

“Jika tidak segera ditangani, kemungkinan besar luapan air sungai dapat menggenangi permukiman saat intensitas hujan tinggi,” tambahnya.

Talut yang ambrol ini diketahui merupakan peninggalan era kolonial Belanda dengan usia mencapai ratusan tahun. Usia bangunan yang sudah tua membuat strukturnya rapuh dan rentan terhadap kondisi ekstrem.

“Karena ini bangunan lama sejak zaman Belanda, perbaikan memang sangat diperlukan. Kami berharap ada perhatian khusus untuk memperbaiki talut ini agar tidak membahayakan warga,” pungkas Sodikin. (CC02)

Tags: kendaltalud ambrol
Previous Post

Oknum Mantri Bank BUMN Disidang Soal Kasus Penggelapan Kredit Rp 1,6 Miliar

Next Post

Setyo Budiyanto Terpilih Sebagai Ketua KPK 2024-2029, Berikut Profilnya

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
Setyo Budiyanto Terpilih Sebagai Ketua KPK 2024-2029, Berikut Profilnya

Setyo Budiyanto Terpilih Sebagai Ketua KPK 2024-2029, Berikut Profilnya

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved