Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Inilah Kronologi Bocah Tegal yang Meninggal Usai Digigit Ular Welang

CC-02 by CC-02
18 September 2024
in Daerah
0
ular welang
0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, TEGAL – Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD dr. Soeselo Slawi, dr. Joko Wantoro, mengungkapkan kronologi kejadian tragis yang menimpa Muhammad Manggala Araya, bocah 8 tahun asal Tegal yang meninggal dunia setelah digigit ular Welang. Menurut keterangan keluarga, insiden tersebut terjadi pada Kamis (12/9/2024) pagi atau siang saat Araya sedang bermain di rumah.

Saat kejadian, Araya tengah mencari sesuatu di sekitar area mesin cuci. Tanpa disadari, seekor ular Welang bersembunyi di bawah mesin cuci dan menggigit tangannya. “Keluarga menduga ular Welang menggigit bagian tangan karena ada bekas gigitan ular,” jelas dr. Joko.

Araya segera dilarikan ke RSUD dr. Soeselo Slawi dalam kondisi tidak sadarkan diri. “Ketika tiba di rumah sakit, pasien sudah dalam kondisi koma, tidak memberikan respon apapun,” ungkap dr. Joko. Pasien langsung dirawat intensif di ruang PICU dan dipasangi alat bantu hidup, termasuk ventilator dan monitor.

RSUD dr. Soeselo bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan Serum Anti Bisa Ular (SABU) sebanyak 25 vial. “Hingga saat ini, kami sudah memberikan 20 vial serum. Namun sayangnya, meskipun sudah dilakukan Resusitasi Jantung Paru (CPR) saat pasien mengalami gagal jantung, nyawa pasien tidak dapat diselamatkan,” lanjutnya.

Dr. Joko juga menjelaskan bahwa ular Welang memiliki bisa yang jauh lebih mematikan dibandingkan ular Kobra. “Jika gigitan ular Kobra bisa diatasi dengan 3-5 vial serum, kasus gigitan ular Welang pada anak ini sudah memerlukan hingga 20 vial dan tetap tidak berhasil menyelamatkannya,” pungkasnya.

Kasus ini menyoroti betapa berbahayanya ular Welang, terutama di wilayah Jawa yang populasinya cukup tinggi. Penanganan cepat dan tepat dengan serum anti-bisa adalah langkah krusial dalam menghadapi gigitan ular berbisa seperti Welang. (CC02)

Tags: tegalular welang
Previous Post

Bocah 8 Tahun Korban Gigitan Ular Welang di Tegal Meninggal Dunia Setelah Enam Hari Dirawat Intensif

Next Post

Camat Ngargoyoso Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BUMDes Berjo Karanganyar

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
korupsi

Camat Ngargoyoso Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BUMDes Berjo Karanganyar

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved