Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Pihak RS Kariadi Lepas Tangan Soal Jam Kerja Over Para Dokter PPDS

CC-02 by CC-02
16 Agustus 2024
in Daerah
0
ppds

surat dari Kemenkes

0
SHARES
27
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – RSUP Dr. Kariadi akhirnya memberikan tanggapan terkait kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, seorang dokter muda yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi di Universitas Diponegoro (Undip), yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Semarang.

Menanggapi tudingan mengenai jam kerja yang berlebihan dan dugaan perundungan yang dialami oleh dr. Aulia, pihak RSUP Kariadi memilih untuk tidak memberikan komentar. Staf Humas RSUP Dr. Kariadi, Aditya, menyarankan agar pertanyaan terkait hal tersebut langsung diajukan kepada pihak terkait. “Kami tidak memiliki informasi lebih lanjut mengenai hal ini, kasus ini juga sedang diselidiki oleh pihak kepolisian terkait dugaan perundungan. Untuk masalah jam kerja yang berlebihan, silakan konfirmasi langsung ke program studinya di Undip,” ujar Aditya pada Kamis (15/8/2024).

Selain itu, pembekuan sementara Program Spesialis Anestesi di Undip oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai 14 Agustus 2024, sebagai respons atas kasus kematian dr. Aulia, telah berdampak pada pelayanan di RSUP Dr. Kariadi. Meskipun demikian, pihak rumah sakit belum mengungkapkan detail mengenai sejauh mana dampak dari penghentian program ini terhadap operasional pelayanan mereka.

“Kami sedang melakukan koordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya, karena kejadian ini tentu membawa dampak pada pelayanan kami,” tambah Aditya.

Pembekuan program tersebut dilakukan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi, ditandatangani oleh dr. Azhar Jaya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan. Surat tersebut menyatakan bahwa penghentian program akan berlangsung hingga investigasi selesai dan jajaran Direksi RSUP Kariadi serta Fakultas Kedokteran Undip menyelesaikan pertanggungjawaban mereka.

“Surat edaran dari Kemenkes berupa pembekuan sementara. Kami belum mengetahui apakah ini akan bersifat sementara atau berkelanjutan, karena masih menunggu hasil investigasi dari Kemenkes dan Undip,” jelas Aditya.

Lebih lanjut, Direksi dan Manajemen RSUP Dr. Kariadi telah memanggil berbagai pihak terkait untuk membahas langkah selanjutnya dalam menangani dampak dari kasus ini. “Dirjen Kemenkes sudah datang ke RSUP Kariadi, dan kami masih menunggu arahan lebih lanjut, karena kasus ini sekarang berada di bawah investigasi Kemenkes dan Undip,” tutupnya. (CC02)

Tags: dokterrsup dr kariadi semarang
Previous Post

Warga Bawen Geger, Bayi Perempuan Ditemukan di Dalam Kardus di Kelurahan Harjosari

Next Post

Begini Penyelidikan Polisi Soal Kematian Dokter Aulia

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
dokter bunuh diri

Begini Penyelidikan Polisi Soal Kematian Dokter Aulia

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved