PANDUGA.ID, SEMARANG – Dewi Ariyani (43) tewas tragis setelah tersambar kereta api Joglosemarkerto jurusan Tegal-Solo di perlintasan tanpa palang pintu di Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Kota Semarang, Sabtu (6/7/2024) sekitar pukul 14.26 WIB.
Saat kejadian, korban melintasi perlintasan tersebut sendirian dengan sepeda motor Beat berpelat H3323ZP.
“Iya, korban naik motor sendirian dari arah utara ke selatan,” kata relawan Semarang, Uti.
Korban melintasi jalan setapak yang hanya dapat dilalui sepeda motor dan kemudian menyeberangi rel kereta api. Di saat itulah Dewi, yang diketahui merupakan warga Kemijen, Semarang Timur, tersambar kereta api.
“Motor korban mengalami kerusakan parah di bagian belakang, sementara bagian depan tidak terlalu rusak,” tambah Uti.
Humas Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa masinis KA 166 Joglosemarkerto telah membunyikan klakson berulang kali sebelum kejadian, namun korban tetap menerobos perlintasan.
“Kereta api tidak mengalami kerusakan, hanya mengalami keterlambatan 7 menit untuk pemeriksaan sarana oleh masinis di Stasiun Alastua,” ungkap Franoto dalam keterangan tertulisnya.
Franoto juga menyampaikan keprihatinannya dan turut berempati terhadap korban.
PT KAI bersama instansi terkait akan terus melakukan sosialisasi sebagai upaya preventif untuk mencegah kecelakaan di perlintasan sebidang.
“Kami menegaskan kembali kepada masyarakat pengguna jalan sesuai UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, bahwa pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api ketika akan melewati perlintasan sebidang,” tambahnya. (CC02)






Discussion about this post