Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polisi Tunggu Hasil Labfor Soal Keracunan Massal di Acara PKK Semarang

CC-02 by CC-02
13 Juni 2024
in Daerah
0
keracunan

ILUSTRASI Keracunan (ist)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang masih dalam proses mendalami kasus dugaan keracunan massal yang terjadi di Kelurahan Jomblang, Candisari, Kota Semarang.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena, mengkonfirmasi bahwa polisi saat ini menunggu hasil uji laboratorium terkait makanan yang diduga menjadi penyebab insiden tersebut.

“Kami menunggu hasil laboratorium yang dijadwalkan akan keluar pada tanggal 15 Juni,” ujar Kompol Andika dalam keterangan resmi, Rabu (12/6/2024).

Selain menunggu hasil laboratorium, polisi telah memeriksa delapan saksi termasuk pemilik katering dan beberapa korban. “Sementara ini, sudah delapan orang yang kami periksa sebagai saksi,” terangnya.

Dalam perkembangan terbaru, anak dari pemilik katering juga dilaporkan mengalami gejala keracunan. “Anak pemilik katering juga ikut dirawat di rumah sakit akibat kejadian ini,” tambah Andika.

Insiden keracunan massal ini bermula dari acara arisan PKK pada Minggu sore, 2 Juni 2024, di RT 6 RW 10, Kelurahan Jomblang.

Acara tersebut dihadiri sekitar 85 orang termasuk para ibu PKK dan anak-anak.

Gejala keracunan baru dirasakan keesokan harinya, Senin pagi, yang menyebabkan puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas setempat.

Ketua RT 6 RW 10, Tandang, Ani Sulistyowati (68), yang juga merupakan korban, mengungkapkan bahwa gejalanya termasuk pusing, mual, muntah, dan diare setelah mengkonsumsi mi goreng yang dibungkus mika.

“Acara arisan ini merupakan rutinitas bulanan untuk warga RT kami.

Kami tidak pernah mengira akan terjadi sesuatu seperti ini,” kata Ani.

Arisan tersebut diselenggarakan di rumah Ari Yuniarti (46), pemilik tempat usaha katering di wilayah Cinde, Jomblang.

“Saya pesan makanan dari katering tersebut, yang selama ini sudah beberapa kali saya pesan tanpa masalah. Ini pertama kalinya terjadi kejadian seperti ini,” ungkap Ari.

Pihak kepolisian, melalui Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu dari acara arisan PKK di rumah Ari.

“Setelah acara, banyak peserta membawa pulang mi goreng yang dibungkus mika. Keesokan harinya, banyak warga yang mengalami gejala keracunan seperti muntah dan sakit perut,” tambahnya.

Makanan mi goreng dan sampel cairan muntahan korban telah dibawa untuk diperiksa ke laboratorium.

“Kami masih menunggu hasil laboratorium untuk mengkonfirmasi penyebab pasti keracunan ini,” kata Iptu Handri. (CC02)

Tags: keracunankeracunan massalpkk
Previous Post

Pedagang Emas Pati Korban Perampokan Masih Trauma Berat

Next Post

Google Maps Tandai Kampung Bandit di Desa Sumbersoko Pati

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
kampung bandit

Google Maps Tandai Kampung Bandit di Desa Sumbersoko Pati

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved