Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Griya Welas Asih Semarang: Jangan Buang Bayi, Kami Siap Menolong

CC-02 by CC-02
26 Mei 2024
in Daerah
0
buang bayi

ILUSTRASI bayi

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Pengelola Griya Welas Asih Semarang, Rosalia Amaya, menyayangkan kasus pembuangan bayi yang terjadi di Kota Semarang.

Ia menegaskan bahwa lembaganya selalu terbuka bagi perempuan yang mengalami kehamilan tak diinginkan.

“Jangan sampai dibunuh, anak tidak bersalah, masih ada jalan keluar, salah satunya Griya Welas Asih Semarang,” katanya.

Rosalia menjelaskan bahwa Griya Welas Asih menerima perempuan yang datang dalam kondisi hamil tak diinginkan, baik dari korban kekerasan seksual, ditinggal pasangan, maupun kasus lainnya.

Banyak dari mereka merasa takut dan kalut karena tidak ada yang mau bertanggung jawab, bahkan ada yang berniat bunuh diri.

“Mereka pikir hilang malu itu dibuang, digugurkan, tanpa berpikir tentang kesehatan mereka sendiri.

Padahal, aborsi itu taruhannya nyawa,” ujar Rosalia.

Ia meminta para perempuan yang menghadapi persoalan kehamilan tak diinginkan untuk segera mencari tempat perlindungan, termasuk ke Griya Welas Asih Semarang.

Selain itu, Rosalia juga mengimbau para orang tua untuk segera mencari solusi jika anaknya menghadapi masalah tersebut.

“Tinggal datang ke Griya Welas Asih, nanti kami tolong,” tambahnya.

Kasus pembuangan bayi di Kota Semarang memang menjadi perhatian serius.

Dalam tiga minggu terakhir, polisi mengungkap dua kasus pembuangan bayi.

Pada Senin (6/5/2024), seorang bayi laki-laki ditemukan dalam ember depan sebuah rumah di Jalan Tambra Dalam, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara.

Bayi tersebut dalam kondisi sehat dan kini dirawat oleh Dinas Sosial, sementara sang ibu sudah dibekuk.

Kasus kedua terjadi pada Jumat (24/5/2024), di mana bayi laki-laki ditemukan tewas dengan tali pusar masih menempel di tong sampah depan kantor Permodalan Nasional Madani (PNM) di Jalan Berlian 1, RT 3 RW 5, Kelurahan Mangunharjo, Tembalang.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. (CC02)

Tags: buang bayiGriya Welas Asih Semarangpembuang bayisemarang
Previous Post

Dua Kasus Pembuangan Bayi di Semarang dalam Tiga Minggu

Next Post

Bayi Perempuan Dibuang di Cilacap Tanpa Sehelai Benangpun

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
bayi

Bayi Perempuan Dibuang di Cilacap Tanpa Sehelai Benangpun

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved