Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Ini Kondisi Terakhir Bayi Dalam Ember yang Dibuang di Semarang

CC-02 by CC-02
8 Mei 2024
in Daerah
0
Bayi laki-laki yang dibuang di alan Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11 Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara, Senin (6/5/2024).

Bayi laki-laki yang dibuang di alan Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11 Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara, Senin (6/5/2024). (ist)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Bayi laki-laki yang ditemukan dalam ember oleh pemilik laundry di Jalan Tambra Dalam 11 RT 3 RW 11 Kelurahan Kuningan Kecamatan Semarang Utara, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Wongso Negoro (RSWN).

Meskipun orang tua yang menelantarkan belum ditemukan, kondisi bayi tersebut dilaporkan semakin membaik.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Heru Soekandar, menjelaskan bahwa bayi tersebut akan diserahkan kepada orang tua jika mereka ditemukan oleh pihak kepolisian setelah proses penyelidikan.

Namun, jika orang tua tidak ditemukan, bayi itu akan dibawa ke panti bayi di provinsi setelah 30 hari.

“Kondisi bayi saat ini semakin membaik setelah mendapat perawatan di RSWN.

Alhamdulillah, tenaga medis di rumah sakit cepat dalam menangani kasus ini,” ujarnya.

Soekandar juga menyampaikan bahwa belum ada permohonan adopsi yang diajukan ke Dinas Sosial.

Proses adopsi harus melalui permohonan kepada Dinas Sosial Provinsi, dan setelah 30 hari di panti provinsi, barulah permohonan adopsi dapat diajukan.

Namun, di sisi lain, pihaknya mengusulkan agar orang tua yang membuang bayinya diberikan hukuman.

Hal ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku.

“Kami mengusulkan agar orang tua yang membuang bayinya diberikan pembelajaran agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Tindakan ini seolah sama dengan percobaan pembunuhan.

Kami berharap bahwa tindakan seperti ini tidak terulang di masa yang akan datang,” tambahnya. (CC02)

Tags: buang bayipembuang bayisemarang
Previous Post

Istri di Semarang Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Saat Suami Terobos Palang Pintu

Next Post

Difabel Wonosobo Nyaris Tewas Dibekap Perampok, Pelaku Incar Gelang Emas

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
gelang emas

Difabel Wonosobo Nyaris Tewas Dibekap Perampok, Pelaku Incar Gelang Emas

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved