Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

ASN Diciduk Polisi Saat Masih Pakai Seragam Kerja, Ternyata Jadi Bandar Sabu

CC-02 by CC-02
2 Mei 2024
in Daerah
0
Penangkapan ASN jadi bandar sabu. (ist)

Penangkapan ASN yang jadi bandar sabu.

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JENEPONTO – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial RS alias Risno (42) ditangkap oleh personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel.

Risno ditangkap di rumahnya di Jl Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, pada Senin (29/4/2024), dalam kondisi mengenakan seragam dinas ASN berlogo Pemkab Jeneponto.

Barang bukti berupa narkotika jenis sabu ditemukan oleh polisi di dalam lubang septic tank depan halaman rumah Risno.

Sabu seberat 4 gram yang diduga milik Risno telah dibagi ke dalam beberapa kemasan kecil, siap untuk dijual.

Dari hasil pemeriksaan awal, diduga Risno telah memperoleh keuntungan sebesar Rp1,4 juta dari penjualan narkotika tersebut, padahal dia hanya membelinya dengan harga Rp4 juta.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sulsel, AKBP Muh Fajrimustafa, membenarkan penangkapan ini.

“Berdasarkan hasil pengungkapan ini, kami simpulkan bahwa modus yang dilakukan tersangka ini dengan melakukan pembelian berupa narkotika jenis sabu,” kata Muh Fajrimustafa kepada wartawan, Kamis (2/5/2024) pagi.

Barang haram yang dijual Risno itu, lanjut Muh Fajri, diperoleh dari pria berinisial A yang kini berstatus DPO dan dalam pengejaran polisi.

“Inisial A (ini) yang merupakan DPO, saat ini masih status DPO dan dalam pencarian tim di lapangan,” ujarnya.

Risno membeli sebanyak 4 gram dari A seharga Rp4 juta. Barang haram itu, pun dikemas kembali dengan saset yang lebih kecil untuk dijual kembali.

“Kemudian dibagi menjadi 4 saset, diperkirakan setiap sasetnya dengan berat 1 gram,” ungkap Muh Fajri.

“Pengakuan si tersangka, pembelinya kalangan tertentu atau orang-orang terdekatnya yang dipercaya.

Nah, di mana setiap paketnya tadi, untuk yang sembilan paketnya, itu dijual Rp 200 ribu,” sebutnya.

Diperkirakan kata Fahri, Risno meraup keuntungan setiap paket Rp 800 ribu.

Kemudian untuk yang 1 garam, di bagi dua atau menjadi setengah di setiap paketnya, itu ditawarkan Rp600 ribu.

“Sehingga nilai total keuntungan penjualan barang bukti sabu-sabu seberat 4 gram ini sebesar Rp1,4 juta,” bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan, Muh Fajri, Risno merupakan residivis karena pernah terlibat kasus serupa.

“Dapat kami juga sampaikan bahwa, tersangka ini merupakan residivis dengan kasus yang serupa yang terjadi pada tahun 2018,” ungkap Fahri.

“Di mana ditangani di Polres Jeneponto, kemudian divonis selama 2 tahun penjara,” lanjutnya.

Akibat perbuatannya, Risno dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU Narkotika No 35 tahun 2009.

“Adapun ancaman hukuman yaitu minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara,” tuturnya. (CC-02)

Tags: asnnarkobapengedar narkobapolda sulsel
Previous Post

Pelajar SMA Ini Ditangkap Polisi karena Nyambi Jadi Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Next Post

Ada ‘Udang’ di Balik Baliho Kapolda Jateng, Netizen: Abuse of Power

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Baliho Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi di Simpanglima Semarang (dok. Panduga)

Ada 'Udang' di Balik Baliho Kapolda Jateng, Netizen: Abuse of Power

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved