Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Viral

Kontroversi Lowongan Kerja PT KAI Syarat IPK Minimal 3.5, Netizen: Gibran 2.3 Jadi Wapres

CC-02 by CC-02
22 April 2024
in Viral
0
Ilustrasi kereta api.(dok. istimewa)
0
SHARES
11
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Pembicaraan hangat melanda media sosial X setelah beredar informasi tentang lowongan pekerjaan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), yang mensyaratkan calon pendaftar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5. 

Trendingnya PT KAI di X mengundang sorotan netizen terhadap perbedaan IPK dengan cawapres terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang diketahui memiliki IPK hanya 2,3. 

Kontroversi ini menjadi perbincangan serius di antara pengguna media sosial.

Sejumlah netizen di X mengemukakan pandangan mereka terkait perbedaan persyaratan IPK antara lowongan kerja PT KAI dengan IPK Gibran Rakabuming Raka. 

Sebagian dari mereka menyoroti kemungkinan adanya perbedaan standar yang diterapkan dalam berbagai konteks, baik dalam dunia kerja maupun politik.

Dikutip Panduga.id, Minggu (21/4/2024). Akun @sudrajat665 menulis, “Ini menimbulkan pertanyaan serius tentang konsistensi dan integritas dari persyaratan yang diberlakukan oleh perusahaan besar seperti PT KAI. Apakah kita memang harus memiliki IPK tinggi untuk berhasil dalam dunia kerja, ataukah ada aspek lain yang lebih penting untuk dipertimbangkan?”

Sementara itu, @XUserplus menekankan pentingnya transparansi dalam penerapan standar persyaratan. Dia menulis, “PT KAI harus menjelaskan alasan di balik kebijakan mereka tentang persyaratan IPK yang tinggi. Transparansi dalam hal ini sangat penting agar masyarakat bisa memahami logika dan tujuan di balik keputusan mereka.”

Namun, tidak sedikit juga netizen yang mempertanyakan relevansi antara IPK dengan kompetensi dan kemampuan seseorang dalam menjalankan tugas. @Bagaswari berkomentar, “IPK bukanlah satu-satunya indikator kecerdasan atau kemampuan seseorang. Banyak faktor lain yang dapat menentukan keberhasilan seseorang dalam dunia kerja, seperti pengalaman, keterampilan, dan sikap kerja.”

Kontroversi ini juga menjadi momentum untuk refleksi lebih lanjut tentang bagaimana masyarakat mengukur keberhasilan dan kompetensi seseorang. Diskusi yang terus berlanjut di media sosial X menggambarkan pentingnya untuk mempertimbangkan berbagai faktor dan konteks dalam menilai prestasi seseorang, baik dalam dunia kerja maupun politik.(CC-01)

Tags: bumngibranipkkailowongan kerjanetizenpt kaiviral
Previous Post

Sudirman Said: Kecil Kemungkinan Anies Baswedan Maju Pilkada Jakarta 2024

Next Post

Jelang Pilgub Jateng 2024, Elektabilitas Irjen Ahmad Luthfi Tertinggi 25,1 Persen

Related Posts

Konten giveaway Willie Salim disorot setelah pengakuan talent bernama Risky yang menyebut video dibuat terkonsep. (Dok. istimewa)
Viral

Pengakuan Talent Ungkap Dugaan Konten Giveaway Willie Salim Disetting, Ini Klarifikasinya

25 Januari 2026
Gerai toko Roti'O (dok. istimewa)
Viral

BI Tegaskan Uang Tunai Masih Sah, Soroti Kasus Nenek Ditolak Bayar Tunai di Gerai Roti O

22 Desember 2025
Penyanyi Denny Caknan (dok. istimewa)
Viral

Ide Beli Hutan Indonesia Mengemuka di Media Sosial, Pandawara Group dan Denny Caknan Siap Donasi

8 Desember 2025
Bakso Remaja di Solo dinyatakan halal oleh Walikota. (dok. istimewa)
Viral

Viral Bakso Remaja Gading Disebut Nonhalal, Wali Kota Solo Minta Maaf dan Tegaskan Hasil Uji Negatif Babi

5 November 2025
Next Post
Baliho Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi di Simpanglima Semarang (dok. Panduga)

Jelang Pilgub Jateng 2024, Elektabilitas Irjen Ahmad Luthfi Tertinggi 25,1 Persen

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved