Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Suara PSI di Sirekap Tidak Menggelembung, Bawaslu dan KPU Kompak Hanya Tidak Akurat

CC-02 by CC-02
7 Maret 2024
in Politik
0
Komisioner KPU, Idham Holik (dok. KPU Kota Bandung)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – KPU sejak Selasa (5/3/2024) malam, menghentikan hasil rekapitulasi suara menggunakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Hasil rekapitulasi tersebut masih ditampilkan sejak selesai coblosan 14 Februari 2024 pada https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara.

Jadi, sudah tidak ada lagi tampilan grafis jumlah perolehan suara setiap parpol di dalam website tersebut.

Komisioner KPU, Idham Holik beralasan, penghapusan grafik data Sirekap untuk mencegah prasangka buruk publik.

‘Hasil dari Sirekap itu, memang sudah diprotes banyak pihak karena tidak akurat,” terangnya, Rabu (6/3/2024).

Bahkan PDIP sudah beberapa waktu lalu, menolak penggunaan Sirekap karena rawan kecurangan.

Kehebohan terbaru dari Sirekap ini adalah kenaikan suara PSI secara drastis.

Bahkan jauh melewati angka hitung cepat semua lembaga survei.

Beberapa media yang melakukan pengecekan ulang anomali suara PSI itu, menemukan bukti penggelembungan.

Meski KPU dan Bawaslu kompak tak mau mengaku adanya penggelembungan suara.

Dua lembaga itu hanya mengatakan bahwa ada ketidakakuratan pada sistem Sirekap.(CC-01)

Tags: bawaslukecurangan pemilukpupdippsisirekap
Previous Post

Ekonom UI Khawatir Pemisahan DJP Dari Kemenkeu Membuat Prabowo Semena-mena

Next Post

Sejumlah Pakar dan Tokoh Kritik KPU Hentikan Penayangan Grafik Sirekap

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Aplikasi Sirekap (dok. istimewa)

Sejumlah Pakar dan Tokoh Kritik KPU Hentikan Penayangan Grafik Sirekap

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved