Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Ganjar-Mahfud Diarak Kirab Budaya Saat Gelar Hajatan Rakyat di Solo dan Semarang

CC-02 by CC-02
11 Februari 2024
in Politik
0
Ribuan orang menghadiri Hajatan Rakyat Ganjar Mahfud di Solo dan Semarang, Sabtu (10/2/2024). (dok. Instagram @ganjar_pranowo)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Di hari terakhir masa kampanye terbuka pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, menggelar Hajatan Rakyat di Surakarta (Solo) dan Kota Semarang.

Di Solo, agenda yang mengusung tema “Pundak Harapan Rakyat” ini diselenggarakan dengan 14 poin.

Deputi Kanal Media Timnas Pemenangan (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra mengatakan, acara berkonsep gerebek ini diawali dengan tarian Umbul Donga Singkir Sakerta yang artinya mendoakan keselamatan dari segala kekotoran.

“Kemudian acara dilanjutkan dengan festival Garuda dan bendera merah putih, festival gerobak sapi, festival penari dan penabuh, festival reog, festival rombongan beskap, festival wayang orang dan festival banteng krumpyung tradisional,” kata Karaniya.

Acara semakin seru dengan banyaknya penampilan, mulai dari barongsai dan tari naga, lembu suro, reog Boyolali dan Ponorogo, hingga wayang orang.

Karaniya mengatakan, saat prosesi memasuki benteng, Ganjar dan Mahfud menyempatkan diri melihat mural harapan masyarakat.

“Keduanya mengucapkan tiga janji, yaitu menaati Tuhan, menaati hukum, dan setia kepada rakyat,” kata Karaniya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan komedi satir yang dibawakan oleh Butet Kartaredjasa serta Nganthi Wani Thukul dan Fajar Merah, anak dari putra penyair Wiji Thukul korban penculikan tahun 1998.

Tradisi ini juga dilakukan sebagai bentuk pelestarian budaya.

“Kebudayaan adalah nilai-nilai dan kearifan yang berkembang bersama masyarakat. Nilai-nilai dan kearifan yang diusung negara ini meliputi demokrasi yang beradab, moralitas, dan etika,” jelas Karaniya.

Kampanye ini, lanjut Karaniya, juga merupakan simbol transisi kepemimpinan.

Menurutnya, Solo merupakan gerakan akar rumput yang bertujuan mendukung Ganjar-Mahfud menjadi pemimpin Indonesia selanjutnya.

“Hajatan Rakyat juga menyatakan tekad kuatnya untuk terus menjaga dan mempertahankan Indonesia sebagai negara republik demokratis,” ujarnya.

Usai agenda di Solo, Ganjar dan Mahfud menuju Hajatan Rakyat di Semarang dengan iring-iringan Jeep Willys, Vespa dan beberapa kendaraan lainnya.(*)

Tags: ganjarganjar pranowohajatan rakyatkampanye akbarmahfudmahfud mdpemilu 2024pilpres 2024semarangsolo
Previous Post

Ganjar Menilai 3 Purnawirawan Jenderal TNI Mencla-mencle

Next Post

TPDI Sebut Harusnya Ketua KPU Dipecat Usai Terbukti Langgar Etik, MK Saja Bisa Masa KPU Enggak?

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Ketua KPU, Hasyim Asy'ari (dok. KPU RI)

TPDI Sebut Harusnya Ketua KPU Dipecat Usai Terbukti Langgar Etik, MK Saja Bisa Masa KPU Enggak?

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved