Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Jubir TPN Akui Banyak Pemilih Ganjar Tidak Suka PDIP, Pange: Bisa Pilih Partai Lain

CC-02 by CC-02
28 Januari 2024
in Politik
0
Ganjar Pranowo (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Pangeran Siahaan atau Pange mengundang pemilih yang merasa cocok dengan calon presiden (Capres) 03, Ganjar Pranowo.

Meskipun ada beberapa pemilih yang tidak suka dengan PDI Perjuangan.

“Kalau tidak suka partai mana pun, di pemilu legislatif pilih partai lain. Tetapi jika Anda menyukai calon presiden maka Anda memilih calon presiden tersebut. Menurut saya, ini adalah dua hal yang harus dipisahkan,” kata Pange.

Pasalnya, menurut Pange, pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) merupakan dua hal yang berbeda.

Agar pemilih selalu bisa memilih pasangan Ganjar-Mahfud.

Meski tak memilih PDI Perjuangan di pemilu legislatif.

Pange sendiri mengaku sejumlah pihak memang memang ingin memilih Ganjar-Mahfud.

Namun mereka merasa tidak cocok dengan PDI Perjuangan.

Untuk itu, Pange mengajukan alternatif dengan mengajak pemilih memilih Ganjar-Mahfud.

Bahkan di pemilu legislatif mereka memilih partai selain PDIP.

“Kalau tidak nyaman (dengan PDIP), itu pilihan masing-masing. Tapi kalau nyaman dengan nama Ganjar, maka pilih Ganjar,” tutupnya.(CC-01)

Tags: ganjarmahfudpdippemilu 2024pilpres 2024tpn ganjar mahfud
Previous Post

Cerita Ganjar Pranowo Pasang Badan Bereskan Konflik Proyek Wadas

Next Post

Ganjar Ungkap Proyek IKN Butuh Perencanaan Lebih Matang

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Ganjar Pranowo bersama Mahfud MD. (dok. Istimewa)

Ganjar Ungkap Proyek IKN Butuh Perencanaan Lebih Matang

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved