Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

TPD Ganjar-Mahfud Minta Kasus Penganiayaan Relawan di Boyolali Tetap Dikawal

CC-02 by CC-02
9 Januari 2024
in Politik
0
Relawan Ganjar Dianiaya Prajurit TNI di Boyolali, 4 Korban Luka Berat dan 1 Meninggal Dunia
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Buntut kasus penganiayaan relawan Ganjar oleh anggota TNI di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah beberapa waktu lalu direspons oleh Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Jateng.

Ketua TPD Ganjar-Mahfud Jateng, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut, pihaknya berterima kasih pada TNI lantaran telah memberi tindakan tegas pada oknum yang melakukan penganiayanaan.

“Kita berterima kasih pada teman-teman TNI karena sudah gerak cepat,” ujar Agustina saat ditemui langsung di Panti Marhaen, Kota Semarang, Senin (8/1/2024).

Menurutnya, oknum yang ditindak tegas itu masih mencerimkan TNI yang menjalankan tugasnya dengan baik dan netral.

“Itu memberi kita sebuah pesan bahwa TNI masih sangat baik dalam menertibkan oknum-oknum yang tidak menjalankan tugas dan janjinya sebagai TNI yang baik,” sambung Agustina.

Ia berharap, kasus ini tak lepas begitu saja. Sehingga, lanjut Agustina, berbagai pihak termasuk media diharapkannya dapat terus mengawal dan mencegah terjadinya kasus serupa.

Agustine ingin, anggota TNI yang terlibat dalam pengeroyokan itu setelah diberi hukuman dapat dibebaskan sebagai anggota TNI biasa.

“Teman media juga saya minta mengawal biar tidak masuk angin. Segera saja oknum yang menjadi tersangka itu saya harap dilepaskan sebagai anggota TNI dan bisa kembali menjadi anggota biasa,” jelasnya.

TNI Melindungi dan Mengayomi

Lebih lanjut, Agustina berharap kasus kekerasan ini tak menjadi stigma yang melekat pada TNI yang mestinya melindungi dan mengayomi.

“Mudah-mudahan ini bukan tren dan karakter, tetapi suatu hal yang bisa dijelaskan secara psikologis dan nama TNI akan kembali menjadi baik,” tandasnya.

Sementara itu dalam rilis resmi laman TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa TNI tetap netral dalam menghadapi Pemilu 2024.

Ia minta semua pihak tidak berlebihan dalam menarik kesimpulan dari insiden yang terjadi di Boyolali pekan lalu.

“Tidak ada sangkut-pautnya dengan yang lain (netralitas TNI). Ini murni karena anggota saya masih muda, jadi meresponnya begitu. Tapi dilihat dari perkembangannya sekarang, larinya ke mana-mana,” ujar Maruli, Kamis 4 Januari 2024, dikutip dari laman tniad.mil.id

Maruli juga menegaskan bahwa tindakan TNI AD dalam merespons insiden Boyolali merupakan wujud nyata pihaknya menjalankan netraliras. Untuk itu, lanjut Maruli, masyarakat diharapkan mampu melihat peristiwa tersebut secara utuh.

“Jangan menganalisa kejadian berdasarkan video pendek dan langsung menarik kesimpulan. Rombongannya sudah mutar delapan kali dan sudah berulang kali diingatkan (agar jangan menimbulkan kebisingan),” jelasnya.(CC-01)

Tags: oknum tnipemilu 2024pilpres 2024relawan ganjartnitpd jateng
Previous Post

TPD Jateng Tepis Tudingan Jokowi Buntuti Ganjar Kampanye di Jawa Tengah

Next Post

Masuk Tahun Politik, Tokoh Agama Diminta Menjadi Teladan Dalam Bertoleransi

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana. (dok. istimewa)

Masuk Tahun Politik, Tokoh Agama Diminta Menjadi Teladan Dalam Bertoleransi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved