Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Terungkap Ganesha Anggota Geng Gaza Tewas karena Tawuran di Malam Iduladha

CC-02 by CC-02
27 Juni 2024
in Daerah
0
evakuasi mayat

Evakuasi mayat korban tawuran di Kalisambong Batang

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BATANG – Misteri di balik kematian Muhammad Ganesha (16) yang jasadnya ditemukan di bawah jembatan Kalisambong, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, akhirnya terungkap. Kepolisian Resor (Polres) Batang memastikan bahwa Ganesha adalah korban tawuran antar geng yang terjadi pada malam Idul Adha.

Wakapolres Batang, Kompol Hartono, mengungkapkan bahwa bentrokan antara dua geng terjadi di jembatan Kalisambong pada Senin (17/6/2024) sekitar pukul 00.00. “Jasad yang ditemukan di bawah jembatan Kalisambong merupakan korban penganiayaan secara bersama-sama oleh para pelaku,” ujarnya saat konferensi pers, Rabu (26/6/2024).

Dalam kasus ini, polisi menangkap delapan pelaku berusia dewasa dan lima pelaku di bawah umur. Tawuran tersebut melibatkan geng Gaza yang hanya berjumlah 10 anggota, termasuk korban Muhammad Ganesha, melawan gabungan geng Amerika 252, Utara 27, Utara 28, Utara Original, Kampung Bengong, dan Histeri Kabupaten yang berjumlah sekitar 30 orang.

“Antar geng ini sudah ada perjanjian sebelumnya, yaitu menggunakan tangan kosong, tapi sebelumnya menggunakan medsos. Masing-masing geng ini memiliki admin yang kemudian membuat janji untuk bertemu di jembatan Sambong,” tutur Kompol Hartono.

Ketika kedua kubu bertemu di jembatan Sambong, geng Gaza yang kalah jumlah memilih melarikan diri, termasuk korban Muhammad Ganesha. Selain Ganesha, terdapat korban luka berat yang saat ini dirawat di RSUD Kalisari Batang.

Kompol Hartono menjelaskan bahwa para tersangka dengan sengaja dan direncanakan melakukan penganiayaan secara bersama-sama. Mereka menggunakan tangan kosong, senjata tajam, dan batu yang mengakibatkan korban meninggal.

“Peran-perannya yaitu joki yang bertugas mengawasi sekitar jika perbuatan tersebut diketahui warga atau polisi. Setelah kejadian tersebut, waktunya singkat, mereka melarikan diri setelah melakukan pemukulan dan penganiayaan,” ungkapnya.

Penemuan jasad Muhammad Ganesha (16) di bawah jembatan Kalisambong terjadi pada Rabu (19/6/2024).

Kasat Reskrim Polres Batang, Imam Muhtadi, menambahkan bahwa senjata tajam yang digunakan antara lain celurit biru, celurit tanpa gagang, dua buah batu, samurai gagang biru, gobang gagang hitam, dan golok gagang putih.

“Semua senjata tajam ini sudah dipersiapkan oleh masing-masing pelaku. Alat-alat ini sengaja dibawa dan direncanakan, padahal perjanjiannya tangan kosong, tahu-tahu sudah bawa,” jelasnya.

Para pelaku didakwa dengan penganiayaan secara bersama-sama dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat serta kematian.

Mereka dijerat Pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke-2e, (3e) KUHP, dan/atau Pasal 351 ayat (1), (2), (3) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (CC02)

Tags: batangpolres batangtawuran maut
Previous Post

Promosi Situs Judi Online Meresahkan, Situs IAIN Kudus Jadi Korban Peretasan

Next Post

Pelaku Pasar Khawatir Prabowo tak Kredibel dalam Mengelola APBN

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Prabowo dan Gibran (dok. istimewa)

Pelaku Pasar Khawatir Prabowo tak Kredibel dalam Mengelola APBN

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved