Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pelaku Usaha Menjerit Rupiah Tembus Rp 16.477, Airlangga: Tidak Perlu Khawatir

CC-02 by CC-02
23 Juni 2024
in Breaking News, Nasional
0
Ilustrasi pelemahan mata uang rupiah (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Pelemahan nilai rupiah belakangan ini telah menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku usaha, terutama bagi industri yang bergantung pada bahan baku impor. 

Meskipun pemerintah melalui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan bahwa pelemahan ini tidak perlu dikhawatirkan karena fundamental ekonomi Indonesia masih kuat, namun pandangan ini dianggap terlalu menyederhanakan masalah yang ada.

Dalam pernyataannya kemarin, Menko Airlangga dan Gubernur Perry menekankan bahwa perekonomian Indonesia menunjukkan performa yang solid dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11% pada kuartal pertama 2024 dan inflasi yang terkendali pada angka 2,8%. 

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa rupiah mengalami pelemahan paling dalam dibandingkan mata uang regional lainnya, menandakan adanya kekurangpercayaan dari para investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Analis pasar mencatat bahwa ketidakpastian arah kebijakan pemerintahan yang akan datang menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan ketidakpercayaan investor. 

“Ketidakpastian politik dan kebijakan sering kali membuat investor ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia,” ujar Hakim Maulana seorang analis pasar, Sabtu (22/6/2024).

Selain itu, mereka juga melihat adanya faktor pemicu lain yang turut menambah ketidakpercayaan pelaku pasar, yakni ketidakpastian hukum yang disebabkan oleh praktik-praktik hukum dan peraturan yang disesuaikan dengan kepentingan penguasa.

Industri yang sangat bergantung pada bahan baku impor adalah yang paling merasakan dampak pelemahan rupiah ini. 

Banyak pelaku usaha mengeluhkan kenaikan biaya produksi yang signifikan akibat meningkatnya harga impor. 

“Kami harus mengeluarkan lebih banyak biaya untuk mendapatkan bahan baku impor, ini sangat memukul margin keuntungan kami,” keluh Audrey Trianto seorang pengusaha manufaktur.

Untuk mengatasi situasi ini, para pelaku usaha berharap adanya langkah-langkah konkret dari pemerintah untuk memastikan stabilitas nilai tukar rupiah dan memberikan kepastian hukum yang lebih baik. 

“Pemerintah perlu mengambil tindakan yang lebih tegas untuk menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar,” tambahnya.

Ke depan, perhatian lebih terhadap kebijakan ekonomi dan stabilitas politik serta hukum akan sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan investor dan memastikan perekonomian Indonesia tetap berada di jalur yang positif. 

Tantangan ini harus dihadapi bersama oleh semua pemangku kepentingan demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.(CC-01)

Tags: airlangga hartartobank indonesiaperry warjiyorupiah
Previous Post

Kapendam Jaya Benarkan Ada Mobil Dinas Anggota di Lokasi Penyimpanan Uang Palsu Rp 22 Miliar

Next Post

Kebakaran Rumah di Kroya Cilacap, Ditinggal Nyapu Saat Masak

Related Posts

Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Next Post
kebakaran

Kebakaran Rumah di Kroya Cilacap, Ditinggal Nyapu Saat Masak

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved