Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Perempuan Muda di Tegal Bekap Bayi Hasil Hubungan Gelap Hingga Tewas

CC-02 by CC-02
14 Mei 2024
in Daerah
0
pembunuh bayi

Dua pasangan kekasih di Kabupaten Tegal yang bunuh anak hasil hubungan gelapnya. (ist)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, TEGAL – Seorang perempuan berinisial APAR (19) dari Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, nekat membekap mulut bayi laki-laki yang baru dilahirkannya hingga tewas.

Tindakan ini dilakukan karena takut pihak keluarga mengetahui bahwa bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap dengan sang kekasih, AS (20).

Peristiwa tragis ini terungkap saat Polres Tegal mengadakan pers rilis ungkap kasus di Gedung Sasana Sabda Bhayangkara (SSB) pada Senin (13/5/2024).

Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, memimpin acara tersebut didampingi oleh Wakapolres Tegal Kompol Iskandarsyah, Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Suyanto, dan Kasi Humas Polres Tegal Ipda Henry Ade Birawan.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Suyanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat APAR melahirkan secara diam-diam di rumahnya.

“Pada Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 16.30 WIB, saksi pertama melihat gundukan bekas galian di pekarangan rumah di Kecamatan Dukuhwaru. Setelah digali, ditemukan mayat bayi terbungkus kain putih,” ungkap AKP Suyanto.

Mengetahui bayi tersebut sudah tidak bernapas, APAR menguburkan mayat bayinya di halaman rumahnya. Lima hari kemudian, ia membongkar kuburan tersebut dan membawa mayat bayi kepada kekasihnya, AS, untuk dimakamkan di tanah pekarangan di Kecamatan Dukuhwaru.

Pada Selasa (7/5/2024), setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Unit Resmob Polres Tegal berhasil mengamankan AS di rumah kontrakannya di Bantar Gerbang, Kota Bekasi. AS kemudian dibawa ke Polres Tegal untuk penyidikan lebih lanjut. Di hari yang sama, APAR juga berhasil diamankan di Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

“Keduanya ditangkap tanpa perlawanan. Kami juga mengamankan beberapa barang bukti, termasuk cangkul, kantong plastik merah, linggis, pakaian, dan sepeda motor,” tambah AKP Suyanto.

Dalam pers rilis tersebut, Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, sempat bertanya kepada AS apakah ia mengetahui tentang kelahiran bayi tersebut. AS menjawab bahwa ia tidak mendampingi saat APAR melahirkan karena bekerja di Bekasi, namun ia sudah diberitahu sebelumnya bahwa pacarnya hamil.

APAR mengaku melahirkan sendiri di rumahnya saat usia kandungan enam bulan. “Mulut bayi saya bekap agar tidak mengeluarkan suara tangisan karena takut keluarga mengetahui anak hasil hubungan gelap saya,” ungkap APAR dengan menyesal.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 76C junto Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim Polres Tegal, AKP Suyanto, menegaskan bahwa kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku untuk memberikan keadilan bagi korban. “Kami berkomitmen menegakkan hukum dengan tegas agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (CC02)

Tags: bunuh bayikekasihtegal
Previous Post

Viral Warga Blora Tutup Akses Jalan karena Saling Ejek

Next Post

Dua Pemuda Banyumas Ditangkap karena Rampas Motor

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
begal banyumas

Dua Pemuda Banyumas Ditangkap karena Rampas Motor

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved