PANDUGA.ID, SEMARANG – Video dua kelompok remaja yang diduga terlibat tawuran di Jalan Boom Lama, Kelurahan Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat puluhan remaja saling berhadapan sambil membawa kayu panjang. Mereka tampak saling mengancam dan mengayunkan kayu di tengah jalan, bahkan saat kendaraan masih melintas.
Diduga Dipicu Rebutan Layangan Putus
Berdasarkan keterangan unggahan akun Instagram @beritasemaranghariini, bentrokan tersebut diduga dipicu oleh rebutan layangan putus.
Fenomena ini disebut kerap terjadi saat musim layangan, ketika anak-anak dan remaja berlomba mengejar layangan yang jatuh.
Kesaksian Warga: Terjadi Sejak Sore hingga Magrib
Seorang warga setempat, Puji (35), mengatakan tawuran berlangsung cukup lama, mulai sore hingga menjelang waktu magrib.
“Tadi mulai sekitar jam 4 sore, selesai saat azan. Saya sampai menyiram pakai air supaya mereka bubar,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, jumlah remaja yang terlibat lebih dari 20 orang, dengan rentang usia mulai dari anak SD hingga SMP.
Saling Tantang hingga Negosiasi Senjata
Puji mengungkapkan, bentrokan terjadi setelah kedua kelompok saling menantang. Bahkan, sebelum tawuran, mereka sempat bernegosiasi terkait benda yang digunakan.
“Ada yang bawa batu, tapi sempat nego ‘jangan pakai batu’, akhirnya ditaruh. Tapi tetap pakai bambu,” katanya.
Tidak Ada Korban dalam Insiden
Meski terlihat cukup berbahaya, Puji memastikan tidak ada korban luka dalam kejadian tersebut.
“Hampir kena memang, bambunya diputer-puterin, tapi tidak sampai melukai,” jelasnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Sementara itu, Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.
Meski begitu, pihak kepolisian telah menurunkan anggota untuk melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
“Belum ada laporan, tapi anggota sudah saya perintahkan untuk lidik ke TKP,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa jika pelaku merupakan anak-anak, pihaknya akan melakukan pembinaan.






Discussion about this post