PANDUGA.ID, SEMARANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyelenggarakan program pasar murah di sejumlah daerah di Jawa Tengah menjelang akhir tahun 2025. Program ini digelar untuk membantu masyarakat kelas menengah ke bawah memperoleh kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga sembako saat Natal dan Tahun Baru.
Pasar murah tersebut dilaksanakan di berbagai daerah, mulai dari Kota Semarang, Ambarawa, Magelang, Demak, Kudus, Pati, Kebumen, hingga Purworejo. Dalam kurun waktu kurang dari satu pekan, ribuan paket sembako murah disalurkan kepada masyarakat.
Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2025 membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dirasakan Cokro, seorang pengemudi ojek online di Semarang. Ia mengaku harus mengeluarkan sekitar Rp3 juta per bulan untuk kebutuhan rumah tangga.
“Sebulan saya harus mengeluarkan Rp3 juta untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Dalam kondisi saat ini, program pasar murah sangat membantu kami,” ujar Cokro.
Ia berharap program pasar murah dapat dilaksanakan secara rutin agar meringankan beban masyarakat, khususnya pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online.
“Saya harap Pak Zulhas sering mengadakan program seperti ini. Kalau bisa rutin, karena sangat membantu kami,” tambahnya.
Tak hanya pengemudi ojek online, masyarakat penerima bantuan lainnya juga menyampaikan apresiasi atas program tersebut. Mereka menilai pasar murah sangat membantu di tengah tingginya harga bahan pokok.
Sementara itu, Zulkifli Hasan berharap program pasar murah yang digelar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah.
“Terima kasih. Semoga sembakonya bermanfaat,” ujar Zulkifli Hasan singkat.






Discussion about this post