Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Jumlah Korban Kerusuhan Nepal Bertambah Jadi 51, 12.500 Napi Masih Buron

CC-01 by CC-01
12 September 2025
in Internasional
0
Tentara di Nepal berpatroli untuk menjaga keamanan dari perusuh (dok. Reuters)

Tentara di Nepal berpatroli untuk menjaga keamanan dari perusuh (dok. Reuters)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, KATHMANDU — Jumlah korban tewas akibat unjuk rasa yang berubah ricuh di Nepal terus meningkat. Kepolisian Nepal pada Jumat (12/9/2025) mengumumkan setidaknya 51 orang meninggal dunia, sementara lebih dari 12.500 narapidana yang melarikan diri dari berbagai penjara saat kerusuhan masih buron.

Juru bicara Kepolisian Nepal, Binod Ghimire, mengatakan ribuan napi itu memanfaatkan situasi kacau untuk kabur dan hingga kini belum kembali.

Kerusuhan bermula dari aksi protes pemblokiran akses media sosial yang dipimpin generasi muda atau Gen Z Nepal. Meski pemerintah mencabut blokir pada Senin (8/9), aksi protes tetap berlangsung dan meluas menjadi kritik terhadap pemerintah serta tuduhan korupsi di kalangan elite politik.

Situasi memanas setelah aparat kepolisian menembakkan peluru tajam ke arah massa pada Selasa (9/9), sebagaimana disorot Amnesty International. Sejumlah demonstran tewas di lokasi, memicu kemarahan publik. Aksi balasan berupa pembakaran rumah pejabat hingga gedung parlemen pun terjadi.

Perdana Menteri Khadga Prasad Sharma Oli mengumumkan pengunduran diri pada Selasa (9/9), tetapi langkah itu gagal meredam amarah warga. Pemerintah kemudian mengerahkan militer untuk mengendalikan situasi.

Sejak Rabu (10/9), jam malam diberlakukan secara nasional. Tentara berjaga di jalanan ibu kota Kathmandu, mendirikan pos pemeriksaan, dan memeriksa identitas warga. Militer meminta masyarakat tetap di rumah dan memperingatkan bahwa aksi kekerasan serta vandalisme akan dihukum.

“Jangan bepergian yang tidak perlu,” imbau militer melalui pengeras suara.

Hingga Jumat, sedikitnya 27 orang ditangkap terkait kerusuhan dan penjarahan, sementara aparat menemukan 31 senjata api. Militer juga menuding ada pihak luar yang menunggangi aksi protes, sejalan dengan kekhawatiran sejumlah demonstran bahwa gerakan mereka telah disusupi.(CC-01)

Tags: Amnesty Internationaldemo NepalKathmandukerusuhan NepalKhadga Prasad Sharma Olikorban tewas Nepalmiliter Nepalnapi kabur NepalNepalunjuk rasa Gen Z Nepal
Previous Post

FBI Rilis Foto- foto Diduga Pelaku Penembakan Charlie Kirk, Temukan Senapan Bolt-Action di Lokasi

Next Post

Banjir Besar di Bali, 18 Orang Tewas dan Ratusan Jiwa Terdampak

Related Posts

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok. istimewa)
Internasional

Trump Peringatkan Iran soal Penindakan Demonstran, Parlemen Iran Ancam AS dan Israel

12 Januari 2026
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan menyiapkan rencana pelarian ke Rusia jika gelombang protes nasional terus meningkat. (dok. istimewa)
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Disebut Siapkan Rencana Pelarian ke Rusia Jika Protes Iran Membesar

6 Januari 2026
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

Ben-Gvir Desak Israel Lanjutkan Operasi Militer di Gaza Usai Insiden Rafah

20 Oktober 2025
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

200 Tentara Amerika Serikat Dikerahkan ke Israel untuk Awasi Gencatan Senjata Gaza

10 Oktober 2025
Next Post
Banjir bandang menerjang Denpasar, Bali (dok. istimewa)

Banjir Besar di Bali, 18 Orang Tewas dan Ratusan Jiwa Terdampak

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved