PANDUGA.ID, JAKARTA – Menunggu paket selama beberapa hari saja bisa membuat orang gelisah. Namun bagaimana jika paket tersebut baru tiba setelah 16 tahun? Kisah tak masuk akal inilah yang dialami seorang pria di Tripoli, Libya, dan belakangan viral di media sosial.
Pria tersebut baru saja menerima kiriman ponsel yang ia pesan pada tahun 2010. Saat itu, ponsel-ponsel tersebut dibeli untuk keperluan bisnis dan rencananya akan dijual kembali, sebagaimana praktik pedagang ponsel pada umumnya.
Awalnya, proses pemesanan berjalan normal. Namun waktu terus berlalu dan paket yang ditunggu tak kunjung tiba. Hingga akhirnya, di awal tahun 2026, sebuah kardus tua berisi ponsel lawas mendadak sampai ke tangannya.
Viral Lewat Video di X
Momen tak biasa itu diketahui publik lewat sebuah video yang diunggah akun X (dulu Twitter) @Renardpaty. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria membuka kardus berisi ponsel-ponsel lama sambil tertawa tak percaya.
Ia baru menyadari bahwa paket yang diterimanya adalah pesanan dari 16 tahun lalu.
Dalam keterangannya, Renard menulis singkat dalam bahasa Prancis, yang jika diterjemahkan berbunyi:
“Sebuah pesanan (HP) Nokia tiba dengan keterlambatan 16 tahun.”
Berisi Nokia Lawas yang Masih Tersegel
Isi kardus tersebut didominasi ponsel Nokia lawas, di antaranya Nokia 5300 dan Nokia N95. Menariknya, seluruh unit masih terbungkus plastik dan tampak belum pernah digunakan sama sekali.
Jika dibandingkan dengan tahun 2026, ponsel-ponsel tersebut tentu sudah tidak relevan secara teknologi. Namun pada saat dipesan, perangkat itu termasuk ponsel modern dan sangat diminati pasar.
Pada periode tersebut, Nokia masih menjadi raksasa industri ponsel dunia. Nokia N95, yang dirilis pada 2006, dikenal sebagai ponsel flagship dengan fitur canggih di masanya, seperti:
-
Kamera 5 MP Carl Zeiss
-
Desain dual-slider
-
Dukungan multimedia yang mumpuni
Bukan Salah Kurir, Tapi Dampak Konflik Negara
Keterlambatan ekstrem ini bukan disebabkan paket terselip di sistem pengiriman atau kelalaian kurir. Penyebab utamanya justru berkaitan dengan konflik besar yang melanda Libya sejak awal 2011.
Situasi politik dan keamanan yang memburuk kala itu membuat banyak aktivitas bisnis dan distribusi barang lumpuh. Pesanan ponsel tersebut dilaporkan tertahan dan terlupakan di sebuah gudang selama bertahun-tahun.
Ironisnya, laporan setempat menyebut bahwa pengirim dan penerima paket berada di kota yang sama, bahkan hanya berjarak beberapa kilometer. Artinya, jarak bukanlah hambatan utama, melainkan kondisi sosial dan politik negara.
Jadi Barang Koleksi Bernilai?
Unggahan video ini pun menuai beragam reaksi warganet. Banyak yang terkejut karena paket tersebut bisa bertahan utuh selama 16 tahun. Tak sedikit pula yang menilai ponsel-ponsel di dalamnya kini justru memiliki nilai koleksi.
Pasalnya, HP Nokia lawas kini masuk kategori ponsel klasik, yang diminati kolektor karena daya tahan, desain ikonik, dan nostalgia era awal ponsel modern.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari AndroidPolice, beberapa model Nokia lama bahkan masih diburu dengan harga cukup tinggi di pasar koleksi internasional.






Discussion about this post