Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Teknologi

SanDisk Resmi Hentikan SSD WD Blue dan WD Black, Seluruh Produk Beralih ke Merek SanDisk

Panduga by Panduga
13 Januari 2026
in Teknologi
0
SanDisk resmi menghentikan lini SSD WD Blue dan WD Black. (dok. istimewa)

SanDisk resmi menghentikan lini SSD WD Blue dan WD Black. (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – SanDisk resmi mengakhiri lini solid-state drive (SSD) WD Blue dan WD Black, menandai perombakan produk besar pertama sejak bisnis penyimpanan Western Digital dipisah menjadi dua perusahaan terpisah.

Ke depan, seluruh produk SSD akan dipasarkan di bawah merek SanDisk, sementara Western Digital akan memfokuskan bisnisnya pada hard disk, khususnya untuk pasar NAS dan data center. Informasi ini dikutip dari TechSpot, Senin (12/1/2026).

Dampak Pemisahan Bisnis Western Digital–SanDisk

Langkah ini merupakan kelanjutan dari pemisahan korporasi pada 2023, yang secara efektif membalikkan akuisisi SanDisk oleh Western Digital senilai US$ 19 miliar pada 2015.

Saat itu, kedua perusahaan digabungkan untuk mengonsolidasikan teknologi hard disk dan memori flash. Namun pasca pemisahan, Western Digital kini fokus pada penyimpanan berbasis piringan, sedangkan SanDisk sepenuhnya menangani solusi penyimpanan berbasis flash.

Lini Baru: SanDisk Optimus Gantikan WD Blue dan WD Black

Dalam pengumuman resminya, SanDisk menyebut seluruh SSD WD Blue dan WD Black akan digantikan oleh lini baru bernama SanDisk Optimus. Beberapa perubahan nama produk di antaranya:

  • WD Blue SN5100 → SanDisk Optimus 5100

  • WD Black SN7100 → SanDisk Optimus GX 7100

  • WD Black SN850X → SanDisk Optimus GX Pro 850X

  • WD Black SN8100 → SanDisk Optimus GX Pro 8100

Lini Optimus dirancang untuk mencakup seluruh segmen, mulai dari entry-level hingga performa tinggi.

Spesifikasi Tetap, Branding Berubah

Meski terjadi perubahan merek dan penamaan, SanDisk menegaskan tidak ada perubahan signifikan pada spesifikasi maupun arsitektur perangkat keras SSD.

Seluruh model SanDisk Optimus menggunakan antarmuka NVMe, dengan perbedaan utama terletak pada jenis NAND dan kelas performa:

  • Optimus 5100 (entry-level): menggunakan NAND QLC, fokus pada kapasitas besar

  • Optimus GX 7100 (kelas menengah): memakai NAND TLC untuk keseimbangan performa dan daya tahan

  • Optimus GX Pro 8100 (kelas atas): mendukung PCIe 5.0 dan dilengkapi DRAM cache khusus

  • Optimus GX Pro 850X: masih berbasis PCIe 4.0, namun tetap membawa DRAM cache

Untuk model tanpa DRAM, SanDisk mengandalkan teknologi Host Memory Buffer (HMB) yang memanfaatkan sebagian RAM sistem sebagai cache.

Transisi Software ke SanDisk Dashboard

Seiring perubahan ekosistem, pengguna kini diarahkan menggunakan aplikasi SanDisk Dashboard untuk manajemen perangkat SSD.

Sebelumnya, Western Digital telah menghentikan WD Dashboard pada 2025, menandai peralihan penuh dukungan SSD ke ekosistem SanDisk.

Langkah ini mempertegas strategi baru SanDisk sebagai pemain utama di pasar penyimpanan berbasis flash, sementara Western Digital mengonsolidasikan posisinya di pasar hard disk dan data center.

Tags: berita teknologiNVMe SSDSanDiskSanDisk OptimusSSDteknologi penyimpananWD BlackWD BlueWestern Digital
Previous Post

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

Next Post

Polda Metro Terima Permohonan Restorative Justice Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Related Posts

Seorang pria di Tripoli, Libya, baru menerima paket ponsel Nokia yang dipesan pada 2010. (dok. istimewa)
Teknologi

Paket HP Nokia Baru Tiba Setelah 16 Tahun, Kisah Pria Libya yang Viral di Media Sosial

14 Januari 2026
Mobil BYD (dok. BYD)
Teknologi

BYD Tarik Lebih dari 115 Ribu Mobil karena Masalah Komponen, Ini Daftarnya

20 Oktober 2025
Logo baru Google (dok. istimewa)
Teknologi

Google Perbarui Logo “G” Setelah 10 Tahun, Kini Tampilkan Gradasi Warna yang Lebih Hidup

13 Mei 2025
Gmail (dok. istimewa)
Teknologi

Google dan McAfee Peringatkan Ancaman Phishing AI Pakai Email, Begini Cara Mengatasinya

27 April 2025
Next Post
Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menegaskan sembilan item ijazah Presiden ke-7 Jokowi yang disembunyikan KPU harus dibuka sesuai putusan KIP (dok. istimewa)

Polda Metro Terima Permohonan Restorative Justice Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved