Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

MBG di SMKN 11 Semarang Dihentikan Sementara Usai Dugaan Keracunan 75 Siswa

Panduga by Panduga
13 Januari 2026
in Daerah
0
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)

Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara menyusul dugaan keracunan yang dialami 75 siswa pada Kamis (8/1/2026). Penghentian dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium dari BPOM dan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi, mengatakan penghentian sementara MBG dilakukan sejak Jumat (9/1/2026) dan belum akan dilanjutkan pada Senin (12/1/2026).

“Iya betul kemarin Jumat diberhentikan sementara. Besok Senin juga belum mulai. Ini masih menunggu hasil cek laboratorium dari BPOM maupun dari Dinas Kesehatan Kota,” ujar Haris saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).

Seluruh Siswa Terdampak Sudah Pulih

Haris memastikan bahwa seluruh siswa yang terdampak dugaan keracunan telah pulih. Tidak ada tambahan laporan keluhan mual maupun muntah dari siswa maupun orang tua.

“Tidak ada tambahan. Tadi sudah konfirmasi ke orang tua, yang 75 siswa itu sekarang sudah sehat semua. Alhamdulillah sudah baikan, yang dirawat juga sudah pulang,” jelasnya.

Ia menambahkan, empat siswa yang sempat dirawat di rumah sakit juga telah diperbolehkan pulang sejak Sabtu (10/1/2026).

Hasil Uji BPOM: Boraks Negatif

Terkait hasil pemeriksaan awal, Haris menyebut BPOM telah menyampaikan hasil uji laboratorium mengenai kandungan boraks pada sampel makanan MBG.

“Hasil sampling dari BPOM untuk kandungan boraks dinyatakan negatif,” ungkap Haris.

Namun demikian, hasil uji bakteri dari Dinas Kesehatan Kota Semarang masih belum keluar dan saat ini masih ditunggu.

“Untuk uji bakteri masih menunggu hasil dari DKK,” tambahnya.

Sosialisasi Agar Siswa Tidak Trauma

Seiring dengan penghentian sementara MBG, pihak sekolah bersama Dinas Kesehatan, DKK, SPPG, dan Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan sosialisasi kepada siswa agar tidak mengalami trauma terhadap program Makan Bergizi Gratis.

“Intinya edukasi ke anak-anak tentang makanan sehat dan layak konsumsi. Kalau nanti sudah dievaluasi dan dinyatakan aman, MBG bisa dilaksanakan kembali. Tapi sementara ini belum,” terang Haris.

Koordinasi dengan SPPG

Selain itu, Cabang Dinas Pendidikan juga telah berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pudak Payung 04, pihak yang menyuplai MBG ke SMKN 11 Semarang, untuk mendalami dan mengevaluasi insiden tersebut.

Program MBG di SMKN 11 Semarang dipastikan baru akan dilanjutkan setelah evaluasi menyeluruh dan hasil pemeriksaan laboratorium dinyatakan aman.

Tags: berita pendidikanBPOMDinas Pendidikan JatengDinkes Semarangkeracunan siswamakan bergizi gratisMBGProgram GiziSMKN 11 Semarang
Previous Post

Ridwan Kamil Titip Pesan untuk Atalia Praratya Usai Resmi Cerai, Masih Ingin Mempertahankan

Next Post

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved