Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Ambil Alih Kepemimpinan PBNU, Muktamar Segera Digelar

CC-01 by CC-01
30 November 2025
in Breaking News, Nasional
0
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar resmi mengambil alih kepemimpinan PBNU.(dok. Tribunnews)

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar resmi mengambil alih kepemimpinan PBNU.(dok. Tribunnews)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, resmi mengambil alih kendali kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dinyatakan tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Keputusan ini diikuti dengan rencana digelarnya rapat pleno atau muktamar untuk menentukan ketua umum definitif.

KH Miftachul Akhyar menyampaikan bahwa sejak saat pencabutan status tersebut, roda organisasi PBNU sepenuhnya berada dalam kewenangannya sebagai Rais Aam.

“Dan sejak saat itu, kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sepenuhnya berada di tangan Rais Aam,” ujarnya dalam keterangan di Surabaya.

Sebelumnya, Kiai Miftah menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pengurus PBNU di Kantor PWNU Jawa Timur pada Sabtu (29/11). Dalam pertemuan tersebut, ia memastikan bahwa Gus Yahya tidak lagi menjabat sebagai Ketua Umum PBNU, dan untuk sementara dirinya akan memegang kendali kepemimpinan.

Lebih lanjut, Kiai Miftah menegaskan bahwa PBNU akan segera menggelar muktamar untuk menetapkan ketua umum periode selanjutnya.

“Bahwa untuk memastikan berjalannya roda organisasi secara normal, maka akan dilaksanakan Rapat Pleno atau Muktamar dalam waktu segera,” ungkapnya.

Konflik Internal PBNU Mengemuka

Dalam beberapa pekan terakhir, PBNU diguncang dinamika internal akibat desakan agar Gus Yahya mengundurkan diri dari jabatan ketua umum. Meski demikian, Gus Yahya sebelumnya menolak mundur dan menegaskan bahwa mandat kepemimpinannya berlaku lima tahun sesuai hasil muktamar. Ia menilai upaya pemberhentian melalui rapat internal Syuriyah sebagai langkah inkonstitusional.

Namun, pada Rabu (26/11/2025), PBNU menerbitkan surat edaran resmi yang menyatakan Gus Yahya tidak lagi berstatus sebagai Ketum PBNU. Surat tersebut menegaskan bahwa sejak pukul 00.45 WIB, Gus Yahya telah kehilangan seluruh hak, kewenangan, dan atribut jabatannya sebagai ketua umum.

Dengan beralihnya kepemimpinan ini, PBNU kini memasuki masa transisi sambil menunggu pelaksanaan muktamar untuk menentukan pemimpin definitif organisasi.(CC-01)

Tags: berita NU terbarudinamika PBNUgus yahyaketua umum PBNUKH Miftachul Akhyarkonflik internal PBNUmuktamar PBNUorganisasi NUpbnuSyuriyah PBNU
Previous Post

Advokat Aris Munadi Asal Banyumas Hilang Kontak Sepekan, Mobil Ditemukan di Kebumen

Next Post

Novita Istri Mantan Pangdam IV Diponegoro Akui Keluarganya Terima Uang Korupsi BUMD Cilacap Demi Hindari PPATK

Related Posts

Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Next Post
Novita Widi Prasetijono istri mantan Pangdam IV Diponegoro, Widi Prasetijono diduga terlibat korupsi jual beli tanah Kodam (dok. istimewa)

Novita Istri Mantan Pangdam IV Diponegoro Akui Keluarganya Terima Uang Korupsi BUMD Cilacap Demi Hindari PPATK

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved