Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

PBNU Prihatin atas Pesta Gay di Puncak: Minta Penegakan Hukum Lebih Tegas

CC-01 by CC-01
25 Juni 2025
in Nasional
0
Pesta gay di Bogor, Jawa Barat digrebek polisi (dok. istimewa)

Pesta gay di Bogor, Jawa Barat digrebek polisi (dok. istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BOGOR – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan keprihatinan mendalam atas terungkapnya pesta gay berkedok kontes “The Big Star” yang digerebek di kawasan Puncak, Bogor. Ketua PBNU, KH Fahrur Rozi (Gus Fahrur) menilai peristiwa tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama dan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Ini sangat memprihatinkan. Di negara kita sudah jelas bahwa gay dilarang oleh pemerintah dan bertentangan dengan ajaran semua agama di Indonesia,” ujar Gus Fahrur, Rabu (25/6/2025).

Dorong Penegakan Hukum dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat

Gus Fahrur menegaskan bahwa perilaku menyimpang semacam itu juga berisiko tinggi terhadap kesehatan masyarakat, seperti penularan penyakit menular seksual.

“Perlu penegasan hukum yang lebih maksimal agar memberikan efek jera kepada mereka untuk tidak melakukan pesta gay yang berbahaya dan bertentangan dengan hukum,” tegasnya.

Pentingnya Peran Keluarga dan Tokoh Agama

Selain aspek hukum, Gus Fahrur menekankan peran keluarga dan tokoh agama sebagai garda depan dalam mencegah penyimpangan perilaku seksual.

“Peran keluarga dan tokoh agama sangat penting untuk mencegah penularan LGBT di masyarakat. Ini harus dilakukan lewat pendidikan, pembentukan karakter, dan pendekatan spiritual yang konsisten sejak dini,” tambahnya.

Kronologi Penggerebekan Pesta Gay di Puncak

Sebelumnya, pesta gay bertajuk “Family Gathering” yang digelar di salah satu vila di kawasan Megamendung, Puncak, digerebek oleh Polres Bogor pada Minggu (22/6). Sebanyak 75 peserta berusia 21 hingga 50 tahun diamankan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara, para peserta dikenai biaya Rp 200 ribu dan datang melalui undangan yang disebarkan via media sosial. Dari hasil tes kesehatan, 30 orang dinyatakan reaktif HIV dan sifilis, sisanya masih dalam pemeriksaan lanjutan oleh Dinkes Kabupaten Bogor.

Polisi masih menyelidiki peran penyelenggara acara dan telah memeriksa 4 orang panitia, meskipun belum ada penetapan tersangka.(CC-01)

Tags: Gus FahrurHIV Sifilis BogorLGBT IndonesiapbnuPenegakan Hukum LGBTpesta gay PuncakPolisi Gerebek Pesta GayTokoh Agama Indonesia
Previous Post

Iran dan Israel Saling Ucapkan Terima Kasih di PBB Usai Capai Gencatan Senjata

Next Post

Mahasiswa KKN Undip Beri Penyuluhan Sanitasi dan Bahan Makanan di Indekos Tembalang

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Mahasiswa KKN Undip beri penyuluhan ke pemilik indekos di Tembalang Semarang (dok. istimewa)

Mahasiswa KKN Undip Beri Penyuluhan Sanitasi dan Bahan Makanan di Indekos Tembalang

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved