Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kapolda DIY Perintahkan Anggota Patroli di Warmindo dan Warung Kelontong, Imbas Ajakan Carok Komunitas Madura

CC-01 by CC-01
13 Februari 2025
in Nasional
0
Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan (dok. istimewa)

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan (dok. istimewa)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) akan menerapkan metode patroli baru guna meningkatkan keamanan di wilayah DIY. Perubahan ini diharapkan dapat mencegah insiden tantangan “carok” yang sempat ramai di media sosial.

Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan menjelaskan bahwa perubahan metode patroli ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ngarsa Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Kami ubah patrolinya, nantinya akan lebih bersifat stasioner di lokasi strategis, seperti warung kelontong dan warmindo. Petugas akan duduk di tempat-tempat tersebut untuk meningkatkan keamanan,” ujar Suwondo, Rabu (12/2/2025).

Metode ini menggantikan patroli sebelumnya yang lebih bersifat berkeliling (around patrol).

“Dulu patroli kita keliling, sekarang lebih banyak bertahan di satu tempat,” tambahnya.

Suwondo menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu salah paham dengan keberadaan petugas di warung-warung. Patroli keliling tetap dilakukan, namun metode baru ini bertujuan sebagai lapisan tambahan untuk meningkatkan keamanan dan pencegahan dini.

“Metode baru ini melapisi patroli dan upaya preventif kita kedepankan. Jika perlu menegakkan hukum, kami tetap akan melakukannya sesuai dengan rasa keadilan bagi semua pihak,” jelasnya.

Polda DIY: Masalah “Carok” Bukan Isu Etnis

Terkait viralnya surat tantangan “carok”, Suwondo menegaskan bahwa masalah ini bukan isu etnis, tetapi masalah individu yang melakukan tindak pidana.

“Ini bukan persoalan etnis, melainkan masalah individu yang melakukan tindakan pidana,” tegasnya saat ditemui di Kantor Gubernur DIY.

Sebagai langkah solutif, Polda DIY, Gubernur DIY, dan Komunitas Keluarga Madura Yogyakarta telah mengadakan pertemuan untuk menjalin silaturahmi dan meluruskan isu-isu yang berkembang.

“Pak Gubernur telah mengarahkan kami untuk terus meningkatkan keamanan dan kenyamanan. Beliau juga mendapat informasi langsung dari kami sehingga situasi Jogja tetap aman dan damai,” kata Suwondo.

Dua Kesepakatan Hasil Dialog dengan Gubernur DIY

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X, dihasilkan dua kesepakatan utama:

  1. Warung Madura Wajib Memasang Tulisan “Bayar Tunai”

    • Warung kelontong dan warmindo milik warga Madura diwajibkan menempelkan tulisan “Bayar Tunai” untuk menghindari kesalahpahaman transaksi.
    • “Jika ada bantuan gratis, itu urusan pribadi. Tapi secara hukum, transaksi harus jelas,” ujar Sultan.
  2. Penegakan Hukum Jika Terjadi Pemaksaan atau Pelanggan Tidak Membayar

    • Pemerintah DIY meminta proses hukum ditegakkan bagi siapa pun yang melakukan pemaksaan atau tidak membayar di warung.
    • “Kami minta proses hukum ditegakkan agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa depan,” imbuh Sultan.

Sultan berharap bahwa dengan adanya kesepakatan ini, situasi bisa kembali kondusif dan aman bagi seluruh warga Yogyakarta.

Sementara itu, Juru Bicara Komunitas Keluarga Madura Yogyakarta, Mahrus Ali, menyatakan bahwa komunitasnya menerima baik keputusan tersebut dan berharap solusi ini bisa mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Usulan dari Sultan sangat praktis. Dengan adanya tulisan ‘Bayar Tunai’, ini bisa jadi solusi bagi teman-teman Madura yang punya warung atau toko kelontong,” ungkapnya.

Dengan diterapkannya metode patroli baru dan kebijakan penegakan hukum yang lebih ketat, diharapkan situasi di Yogyakarta tetap harmonis, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(CC-01)

Tags: Carokkapolda diyKeamanan DIYPatroli PolisiPolda DIYSri Sultan HB Xwarung madurayogyakarta
Previous Post

Ajak Carok Suku Papua, Komunitas Keluarga Madura Bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X

Next Post

Kronologi Sekuriti Finns Beach Club Bali Dikeroyok Bule hingga Luka Serius

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Bule keroyok sekuriti Finns Beach Club di Bali (dok. istimewa)

Kronologi Sekuriti Finns Beach Club Bali Dikeroyok Bule hingga Luka Serius

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved