Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Kepala BGN Usulkan Serangga Jadi Menu MBG, Dokter Gizi: Berpotensi Sebabkan Alergi

CC-01 by CC-01
27 Januari 2025
in Kesehatan
0
Ilustrasi makan bergizi untuk anak sekolah (dok. istimewa)

Ilustrasi makan bergizi untuk anak sekolah (dok. istimewa)

0
SHARES
6
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membuka peluang untuk memanfaatkan serangga sebagai bagian dari menu makanan bergizi gratis (MBG) di beberapa daerah Indonesia, seperti Gunung Kidul dan Papua. Hal ini didasari oleh kebiasaan masyarakat setempat yang sudah terbiasa mengonsumsi serangga, seperti belalang dan ulat sagu.

“Sebagian masyarakat Gunung Kidul biasa mengonsumsi belalang, sedangkan masyarakat Papua terbiasa makan ulat sagu,” ujar Dadan kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).

Menurut Dadan, beberapa jenis serangga sudah layak dan umum dikonsumsi, bahkan telah dijual secara komersial, seperti snack jangkrik.

Kandungan Gizi Serangga
Dokter spesialis gizi, Johanes Chandrawinata, SpGK, mengungkapkan bahwa serangga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Belalang, misalnya, sudah lama dikonsumsi di berbagai kebudayaan, termasuk di Eropa dan Amerika.

“Belalang dapat menjadi alternatif pangan yang tinggi protein dan lemak. Bahkan, sekitar dua miliar orang di dunia mengonsumsi serangga setiap hari,” jelasnya, Senin (27/1/2025).

Beberapa kandungan nutrisi serangga per 100 gram mentah adalah:

  • Jangkrik: 460 kalori, 18,5 gram lemak, 69 gram protein.
  • Belalang: 560 kalori, 38 gram lemak, 48 gram protein.
  • Ulat Sagu: 9,7 gram protein, 21,5 gram lemak.

Pertimbangan dan Tantangan
Meski kaya nutrisi, penggunaan serangga sebagai menu makanan bergizi menghadapi beberapa tantangan. Dr. Johanes mengingatkan bahwa tidak semua anak menyukai rasa atau tekstur serangga. Selain itu, potensi alergi terhadap serangga juga perlu diperhatikan.

“Reaksi alergi terhadap serangga memang jarang terjadi, tetapi tetap harus diwaspadai. Anak yang alergi harus menghindari makanan penyebab,” tambahnya.

Langkah Menuju Alternatif Pangan Masa Depan
Pemanfaatan serangga sebagai sumber protein alternatif di Indonesia sejalan dengan tren global yang menjadikan serangga sebagai solusi pangan berkelanjutan. Selain bergizi, serangga juga dianggap ramah lingkungan karena membutuhkan lebih sedikit sumber daya untuk dibudidayakan dibandingkan dengan sumber protein konvensional seperti daging sapi atau ayam.

Jika langkah ini berhasil diterapkan, serangga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia, khususnya di daerah yang memiliki akses terbatas terhadap sumber protein konvensional.(CC-01)

Tags: makan bergizi gratismenu makan bergizi gratisserangga
Previous Post

Fakta Baru Kasus Pembunuhan dan Mutilasi Uswatun Khasanah: Pelaku Mengaku Suami Siri Korban

Next Post

Satu Korban Longsor di Pekalongan Masih Dicari, Dandim: M Teguh Imanto Hilang di Lokasi Berbeda

Related Posts

Dua kasus virus Nipah terkonfirmasi di Benggala Barat, India. (dok. istimewa)
Kesehatan

Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

29 Januari 2026
Ikan Sapu-sapu di Sungai Ciliwung (dok. istimewa)
Kesehatan

Peneliti Sebut Ikan Sapu-sapu Berpotensi Jadi Pangan Bergizi, Kandungan Protein Lampaui SNI

25 Januari 2026
Banyak pembaca Broken Strings karya Aurelie Moeremans mengaku sesak dada dan menangis (dok. istimewa)
Kesehatan

Mengapa Membaca Buku Broken Strings Bisa Bikin Sesak Dada dan Menangis? Ini Penjelasan Psikolog

14 Januari 2026
Siswa di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar alami keracunan MBG (dok. istimewa)
Kesehatan

Lima Siswa SMP di Tawangmangu Dirujuk ke RSUD Karanganyar Akibat Keracunan MBG

9 Oktober 2025
Next Post
Unit K9 temukan bayi korban longsor Pekalongan (dok. Polda Jateng)

Satu Korban Longsor di Pekalongan Masih Dicari, Dandim: M Teguh Imanto Hilang di Lokasi Berbeda

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved