Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kontroversi Pelibatan TNI dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Sesuai Tupoksi atau Tidak?

CC-01 by CC-01
16 Januari 2025
in Breaking News, Nasional
0
Program Makan Bergizi Gratis dilakukan oleh anggota TNI (dok. Humas Kodam II Sriwijaya)

Program Makan Bergizi Gratis dilakukan oleh anggota TNI (dok. Humas Kodam II Sriwijaya)

0
SHARES
176
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satu kritik datang dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), yang mempertanyakan apakah keterlibatan TNI dalam pengelolaan MBG sesuai dengan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) mereka.

“Coba dicek kembali tupoksi TNI, apakah dibenarkan untuk mengelola MBG,” ujar Afif Abdul Qoyim, perwakilan YLBHI, Selasa (14/1/2025).

Afif menegaskan bahwa jika pelibatan TNI dalam program MBG tidak diatur dalam undang-undang, maka sebaiknya tugas tersebut tidak dibebankan kepada mereka. “Kalau tidak ada dasar hukumnya, jangan ditarik menjadi pengelola MBG. Biarkan TNI fokus pada tugas utama mereka agar semakin profesional,” tambahnya.

Tupoksi TNI Berdasarkan UU Nomor 34 Tahun 2004

Menurut UU Nomor 34 Tahun 2004, TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan, dengan tugas utama menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah, serta melindungi bangsa dari ancaman.

Pasal 7 UU TNI menjelaskan bahwa tugas pokok TNI mencakup:

  1. Operasi militer untuk perang.
  2. Operasi militer selain perang (OMSP), seperti:
    • Mengatasi gerakan separatis bersenjata.
    • Mengatasi aksi terorisme.
    • Mengamankan wilayah perbatasan dan objek vital nasional.
    • Memberikan bantuan dalam bencana alam, pengungsian, dan kemanusiaan.
    • Membantu tugas pemerintahan daerah.

Kritik terhadap Pelibatan TNI dalam Program Sipil

Pelibatan TNI dalam program MBG dianggap oleh sebagian pihak sebagai bentuk pengalihan fokus dari tugas utamanya. Afif menegaskan bahwa TNI harus tetap fokus pada peningkatan profesionalisme dalam menjalankan peran utamanya di bidang pertahanan.

Namun, sesuai Pasal 7 Ayat 2 poin 9, TNI memang memiliki tugas membantu pemerintahan daerah. Meski demikian, implementasi tugas ini harus sesuai dengan kebijakan dan keputusan politik negara.

Apakah Pelibatan TNI dalam MBG Tepat?

Program MBG merupakan salah satu janji kampanye Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Pemilu 2024. Program ini bertujuan memberikan akses makanan bergizi secara gratis kepada masyarakat, terutama anak-anak.

Polemik muncul karena TNI dilibatkan dalam pengelolaan program tersebut. Kritik dari berbagai pihak menyoroti pentingnya memastikan bahwa pelibatan TNI tidak melanggar aturan yang ada.(CC-01)

Tags: Kritik TNImakan bergizi gratisOperasi Militer Selain PerangProgram MBGtniTupoksi TNIUU Nomor 34 Tahun 2004ylbhi
Previous Post

Wamentan: 160 Perusahaan Siap Impor 200 Ribu Sapi untuk Program Makan Bergizi Gratis

Next Post

Kejanggalan dalam Kepailitan Sritex: Ekspor Ilegal hingga Buruh Minta PHK

Related Posts

Seorang wanita diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya

25 Maret 2026
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)
Nasional

Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman

25 Maret 2026
Pegawai SPPG Purbalingga dipecat usai status WhatsApp menyebut “rakyat jelata” viral. (dok. istimewa)
Breaking News

Viral Status WhatsApp Singgung “Rakyat Jelata”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat

17 Maret 2026
Kondisi Andrie Yunus stabil usai disiram air keras. (dok. istimewa)
Nasional

Andrie Yunus Stabil Usai Disiram Air Keras, RSCM Ungkap Luka Bakar 20 Persen dan Trauma Mata

17 Maret 2026
Next Post
Pabrik Sritex (dok. Bloomberg)

Kejanggalan dalam Kepailitan Sritex: Ekspor Ilegal hingga Buruh Minta PHK

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved