Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemerintah RI Setop Impor Beras dan Gula Konsumsi Mulai Tahun 2025

CC-01 by CC-01
31 Desember 2024
in Nasional
0
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) (dok. istimewa)

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) (dok. istimewa)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menegaskan komitmennya untuk menghentikan impor beras dan gula konsumsi mulai 2025. Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk mencapai swasembada pangan.

“Kami sudah putuskan, mulai 2025 tidak ada lagi impor beras, gula untuk konsumsi, jagung untuk pakan ternak, maupun garam,” ujar Zulhas saat konferensi pers usai Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (31/12/2024).

Zulhas juga menyatakan bahwa pemerintah akan membeli hasil pertanian lokal dengan harga yang menguntungkan untuk mendukung petani dan meningkatkan produksi dalam negeri.

Kebijakan Serap Hasil Pertanian Lokal

Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan Perum Bulog untuk menyerap hasil pertanian lokal, terutama padi dan jagung, yang belum terserap pasar.

“Berapa pun hasil pertanian padi dan jagung yang tidak bisa diserap pasar, semuanya akan dibeli oleh pemerintah melalui Bulog,” jelas Zulhas.

Pemerintah telah menetapkan harga pembelian:

  • Gabah: Rp 6.500 per kilogram,
  • Jagung: Rp 5.500 per kilogram.

Bulog juga akan membeli beras dari pabrik-pabrik lokal dengan harga Rp 12.000 per kilogram, memastikan keuntungan bagi petani dan produsen.

“Nanti kerja sama dengan pabrik-pabrik di daerah. Gabah diolah jadi beras, dan dibeli Bulog Rp 12.000 per kilogram. Ini langkah konkret untuk mendukung petani,” tambahnya.

Dukungan Infrastruktur dan Penyuluhan

Selain menghentikan impor, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan infrastruktur dan sumber daya pendukung pertanian, termasuk:

  • Perbaikan saluran irigasi,
  • Distribusi pupuk yang efisien,
  • Peningkatan jumlah dan kemampuan penyuluh tani,
  • Pembukaan lahan baru untuk pertanian produktif.

Optimisme Menuju Swasembada Pangan

Zulhas menekankan pentingnya langkah ini untuk memenuhi harapan masyarakat dan mencapai swasembada pangan. Ia optimistis bahwa kebijakan ini akan berhasil jika semua pihak bekerja keras dan bersinergi.

“Presiden memerintahkan kami, menteri-menterinya, jangan cengeng, jangan minderan, jangan pesimis. Semangat dulu, usaha keras dulu, baru nanti kalau tidak bisa, kita evaluasi,” tegasnya.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.(CC-01)

Tags: impor berasstop impor berasstop impor gula konsumsiswasembada panganzulhaszulkifli hasan
Previous Post

Kementerian Desa Canangkan Desa Tematik untuk Ketahanan Pangan Nasional

Next Post

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Judi Online dan Gratifikasi di Kemenkomdigi

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak (dok. istimewa)

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Judi Online dan Gratifikasi di Kemenkomdigi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved