Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Uang Hasil Pemerasan di PPDS Anestesi Undip Capai Rp 2 Miliar Per Semester

CC-02 by CC-02
29 Desember 2024
in Daerah
0
Undip Siapkan Bantuan Hukum untuk Tiga Tersangka Bully Mahasiswa PPDS

dr. Zara Yupita Azra tersangka pembully almarhumah Dokter Aulia Risma Lestari

0
SHARES
30
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah mengungkap adanya perputaran uang mencapai Rp 2 miliar dalam kasus dugaan pemerasan yang terkait dengan kematian dr. Aulia Risma, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip). Perputaran uang tersebut diduga berasal dari pemerasan terhadap junior di program studi tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Dwi Subagio, mengatakan bahwa uang tersebut dikumpulkan dalam waktu satu semester.

Sebagai bagian dari barang bukti, polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 97 juta.

“Barang bukti berupa uang tunai Rp 97 juta berhasil kami amankan. Berdasarkan catatan tertulis yang kami temukan, perputaran uang dalam satu semester di satu angkatan mencapai Rp 2 miliar,” ujar Dwi Subagio pada Jumat (27/12/2024).

Dwi menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Diponegoro, RS Kariadi, dan Kementerian Kesehatan dalam proses penyelidikan kasus ini.

“Kami tidak bekerja sendiri. Undip, RS Kariadi, dan Kemenkes turut membantu dalam pengungkapan kasus ini,” tambahnya.

Polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu Kepala Program Studi Anestesiologi FK Undip, dr. Taufik Eko Nugroho; Kepala Staf Medis Prodi Anestesi Undip, Sri Maryani; dan seorang senior korban bernama dr. Zara Yupita Azra.

Ketiganya belum ditahan, namun polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap para tersangka pada awal Januari 2025. (CC02)

Tags: aulia risma lestarippds anestesi undip
Previous Post

The Park Semarang Hadirkan “Magical Christmas Ball”, Pertunjukan Akrobatik Internasional Sambut Natal dan Tahun Baru

Next Post

Ini Peran Masing-Masing Tersangka Bully dan Pemerasan yang Tewaskan Dokter Aulia Risma

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
3 Tersangka Kasus Bullyng PPDS Undip Tewaskan Dokter Aulia, Satu Senior Korban Bernama Dokter Zara Yupita Azra

Ini Peran Masing-Masing Tersangka Bully dan Pemerasan yang Tewaskan Dokter Aulia Risma

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved