Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polres Pekalongan Ungkap Praktik Prostitusi Online di Tempat Kost

CC-02 by CC-02
12 November 2024
in Daerah
0
Polres Jepara Tangkap Empat Pelaku Judi Qiu-Qiu di Pecangaan, Sita Barang Bukti Uang Tunai
0
SHARES
18
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, PEKALONGAN – Polres Pekalongan berhasil membongkar praktik prostitusi yang beroperasi di sebuah tempat kost di Kabupaten Pekalongan, di mana pelaku menggunakan modus open booking order (BO) untuk memperdagangkan perempuan muda dengan tarif Rp600 ribu sekali layanan.

Pelaku, SN alias Pesek (19), warga Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, mempromosikan layanan tersebut melalui akun Facebook bernama “Ais Phesek,” yang kini sudah dihapus. Melalui media sosial, pelaku menjajakan korban sebagai teman kencan berbayar.

Kapolres Pekalongan, AKBP Doni Prakoso Widamanto, dalam konferensi pers di lobi Mapolres Pekalongan, Senin siang (11/11), menyampaikan bahwa terungkapnya kasus ini merupakan hasil penyelidikan intensif dari kepolisian. Dalam tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ini, terdapat satu korban berinisial Anggrek (21), warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Korban diperjualbelikan oleh pelaku melalui Facebook dengan tarif Rp600 ribu. Dari jumlah tersebut, korban menerima Rp400 ribu, sementara pelaku mengambil Rp200 ribu.

“Pelaku telah menjalankan bisnisnya sejak Oktober dan sudah memiliki tiga pelanggan,” ujar AKBP Doni.

SN mengakui bahwa bisnis open BO tersebut dijalankan di tempat kostnya di Desa Tanjungkulon, Kecamatan Kajen. Ia memiliki tiga perempuan yang ditawarkan sebagai pekerja seks, dua di antaranya berusia 19 dan 18 tahun, yang saat ini berada di Jakarta.

“Saya punya tiga orang yang bisa dipesan, tapi dua di antaranya sekarang di Jakarta,” ungkap pelaku.

Menurut pengakuan SN, ia mengenal para korbannya melalui Facebook dan dari komunikasi yang terjalin, ia kemudian menawarkan pekerjaan kepada mereka di tempat kostnya. “Lokasi pertemuannya di tempat kost saya,” ujarnya.

Kapolres Pekalongan berharap kasus ini bisa menjadi peringatan bagi masyarakat agar mencegah praktik serupa. Ia menekankan pentingnya pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak-anak untuk menghindarkan mereka dari jebakan perdagangan manusia yang dapat merusak citra Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Santri.

“Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari hal-hal yang dapat merusak masa depan generasi muda,” pesan AKBP Doni.

Tersangka SN kini dijerat dengan Pasal 10 dan/atau Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Hukuman yang diancamkan adalah penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda mulai dari Rp120 juta hingga Rp600 juta. (CC02)

Tags: pekalonganprostitusi online
Previous Post

Polisi Masih Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Marbot Musala di Tirto Pekalongan

Next Post

Canggih! WhatsApp Siapkan Fitur Deteksi Foto Hoax, Ini Cara Pakainya

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Canggih! WhatsApp Siapkan Fitur Deteksi Foto Hoax, Ini Cara Pakainya

Canggih! WhatsApp Siapkan Fitur Deteksi Foto Hoax, Ini Cara Pakainya

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved