Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Kasus Viral Dugaan Kekerasan Guru di Wonosobo Berakhir Damai

CC-02 by CC-02
30 Oktober 2024
in Daerah
0
Kasus Dugaan Kekerasan Guru di Wonosobo: Dukungan Masyarakat Mengalir di Media Sosial
0
SHARES
10
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, WONOSOBO – Perseteruan antara seorang wali murid dan seorang guru SDN 1 Wonosobo yang sempat viral, akhirnya mencapai kesepakatan damai setelah proses mediasi yang digelar di Mapolres Wonosobo pada Selasa (29/10/2024). Mediasi yang difasilitasi oleh Polres Wonosobo ini berhasil mempertemukan kedua pihak yang terlibat, yakni Ayu Sondakh sebagai pelapor, Marsono sebagai guru yang dilaporkan, serta Rohmat dari perwakilan PGRI Cabang Wonosobo.

Kasatreskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, menjelaskan bahwa pertemuan ini berjalan lancar dan mencapai hasil positif. “Mediasi antara kedua belah pihak sudah selesai, dan alhamdulillah disepakati jalan damai. Keduanya telah saling memaafkan dan tidak ada lagi tuntutan di antara mereka,” ungkapnya.

Proses mediasi ini diadakan setelah berbagai upaya penyelesaian sebelumnya melalui pihak sekolah dan Polres belum membuahkan hasil. Kasatreskrim menambahkan bahwa kesepakatan bersama yang telah dicapai akan diajukan ke pimpinan untuk mencabut laporan secara resmi.

Dalam keterangan kepada media, Ayu Sondakh, wali murid yang melaporkan kasus ini, menjelaskan kronologi kejadian yang menyebabkan laporan tersebut. Ayu mengaku bahwa anaknya mengadu telah ditampar oleh Marsono saat pelajaran olahraga. “Anak saya bercerita bahwa ia ditampar oleh Pak Marsono setelah melakukan kesalahan saat kegiatan olahraga di luar sekolah,” jelasnya.

Setelah menerima aduan dari anaknya, Ayu mendatangi pihak sekolah dan sempat mencoba melakukan mediasi, namun gagal mencapai kesepakatan. “Setelah mediasi di sekolah tidak berhasil, saya kemudian melanjutkannya ke pihak kepolisian,” tambahnya. Setelah kesepakatan damai tercapai, Ayu setuju untuk mencabut laporannya di Polres Wonosobo.

Di sisi lain, Marsono, guru yang dilaporkan, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi ketika ia sedang melerai anak Ayu yang terlibat perebutan bola dengan teman-temannya di trotoar jalan dekat alun-alun. “Saat itu saya hanya melerai perebutan bola agar tidak terjadi di trotoar depan Kodim 0707/Wonosobo demi keselamatan mereka,” ujar Marsono.

Marsono menegaskan bahwa tindakannya murni bertujuan untuk mendidik dan tidak ada niatan melukai. “Saya memohon maaf atas kejadian ini, niat saya hanya untuk melerai, tidak ada maksud untuk menyakiti atau melukai siswa,” tutupnya.

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan dan mengakhiri perselisihan, sekaligus berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (CC02)

Tags: viralwonosobo
Previous Post

Polisi Amankan Pria ODGJ yang Ancam Warga di Ambarawa

Next Post

Polres Purworejo dan Pekalongan Kota Tak Becus Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Polres Purworejo dan Pekalongan Kota Tak Becus Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak

Polres Purworejo dan Pekalongan Kota Tak Becus Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved