Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Sopir Elf yang Bawa Rombongan Santri Kecelakaan Maut di Tol Ungaran Tak Punya SIM

CC-02 by CC-02
20 Oktober 2024
in Daerah
0
Kecelakaan Maut Mobil Elf di Tol Bawen-Semarang Tewaskan Empat Penumpang, 11 Luka-luka
0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, UNGARAN – Kecelakaan tragis yang melibatkan rombongan santri di ruas Tol Bawen-Semarang, tepatnya di KM 432.600 jalur B, Kabupaten Semarang, pada Jumat (18/10/2024), masih menyisakan duka mendalam. Dalam insiden tersebut, sopir Elf bernama M. Naufal, warga Yogyakarta, diketahui tidak bisa menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) saat diperiksa.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih menyelidiki kepemilikan SIM dari sopir tersebut. “Dari hasil interogasi awal, yang bersangkutan belum dapat menunjukkan SIM. Bahkan menurut informasi dari keluarganya, ia tidak memiliki SIM,” ujar AKP Lingga pada Sabtu (19/10/2024).

Menurutnya, polisi belum bisa melakukan pemeriksaan penuh terhadap sopir karena yang bersangkutan masih dalam kondisi trauma dan shock. Namun, tes kesehatan, termasuk tes urine, telah dilakukan, dan hasilnya negatif.

Polisi masih mendalami apakah sopir memang tidak memiliki SIM atau hanya tidak bisa menunjukkannya pada saat kejadian. “Nanti hal ini akan kami pastikan dalam berita acara pemeriksaan,” tambah AKP Lingga.

Penyelidikan penyebab kecelakaan juga terus berjalan, termasuk untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian atau masalah pada kendaraan. Hingga saat ini, sopir Elf tersebut masih ditahan di Satlantas Polres Semarang. Jika terbukti ada kelalaian, status sopir dapat ditingkatkan menjadi tersangka.

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan menyimpulkan bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal. Empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, sementara 13 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.

Dari total 25 penumpang, terdiri dari 23 santri Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Bantul Yogyakarta, seorang pendamping, dan satu sopir, empat korban meninggal termasuk tiga santri dan satu pengasuh pesantren. Mereka adalah FZ (16) dari Grobogan, SH (16) dari Sambas, Kalimantan Barat, AK (16) dari Bekasi, serta pengasuh AF (18) dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Rombongan santri ini sedang dalam perjalanan menuju Kota Semarang untuk mengikuti lomba MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu. Kecelakaan terjadi ketika Elf dengan pelat DK 7834 AI berusaha menghindari kendaraan di depannya yang tiba-tiba mengerem mendadak. “Pengemudi membanting setir ke kiri, menyebabkan kendaraan terguling dan menabrak pagar pengaman jalan,” jelas AKP Lingga. (CC02)

Tags: kecelakaankecelakaan maut
Previous Post

Bus Pariwisata Terbalik di Kajen Pekalongan, Tim SAR Lakukan Evakuasi

Next Post

Mayat Wanita Ditemukan di Saluran Irigasi Cilacap, Sudah Sering Coba Bunuh Diri

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Mayat Wanita Ditemukan di Saluran Irigasi Cilacap, Sudah Sering Coba Bunuh Diri

Mayat Wanita Ditemukan di Saluran Irigasi Cilacap, Sudah Sering Coba Bunuh Diri

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved