Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Sudah Terang Benderang Adanya Budaya Bully di PPDS Anestesi Undip, Para Pelaku Diburu

CC-02 by CC-02
15 September 2024
in Daerah
0
dokter bunuh diri

Mendiang Dokter Aulia Risma Lestari

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Komisi IX DPR RI bersama RSUP Kariadi Semarang secara resmi mengakui adanya tindakan perundungan yang menimpa dr Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip). Pengungkapan kasus perundungan ini muncul setelah perwakilan Komisi IX bertemu dengan pengelola RSUP Kariadi.

Direktur Operasional RSUP Kariadi, dr Mahabara Yang Putra, atau yang akrab disapa dr Abba, mengonfirmasi bahwa perundungan memang terjadi, namun oknum pelaku masih dalam pencarian.

“Kasus perundungan ini memang ada, dan saat ini sedang dicari siapa oknumnya,” ujar dr Abba, Jumat (13/9/2024).

Menurut dr Abba, pelaku memanfaatkan posisinya untuk melakukan perundungan dan kekerasan terhadap adik kelasnya. Pihak rumah sakit berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Selain itu, RSUP Kariadi juga berencana mengevaluasi prosedur seleksi mahasiswa PPDS agar kejadian serupa tidak terulang.

Terkait penghentian sementara program PPDS Anestesi Undip di RSUP Kariadi, dr Abba menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan penyelidikan berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

“Penghentian ini akan berlangsung sampai pihak kepolisian berhasil mengungkap siapa pelakunya,” jelas dr Abba.

Meski program PPDS Anestesi dihentikan sementara, dr Abba memastikan bahwa pelayanan di rumah sakit tidak akan terganggu. Dengan lebih dari 20 dokter spesialis anestesi yang tersedia, RSUP Kariadi masih mampu memenuhi kebutuhan pasien.

“Jumlah kamar dan shift dokter anestesi masih cukup memadai,” tambahnya.

Lebih lanjut, dr Abba juga membenarkan bahwa Dekan Fakultas Kedokteran Undip, dr Yan Wisnu Prajoko, yang juga berpraktik di RSUP Kariadi, untuk sementara waktu diberhentikan dari praktiknya demi kelancaran proses penyelidikan. Hal ini dilakukan guna menghindari potensi konflik kepentingan selama penyelidikan berlangsung.

Terkait isu kerja lembur atau overtime yang dialami mahasiswa PPDS, dr Abba menegaskan bahwa istilah tersebut merujuk pada jam pelayanan, bukan jam kerja yang berlebihan.

“Tidak ada kerja overtime, hanya jam pelayanan yang perlu dievaluasi lebih lanjut,” pungkasnya. (CC02)

Tags: aulia rismaaulia risma lestaridokter auliappds
Previous Post

Satu Lagi Tersangka Korupsi BUMDes Berjo Karanganyar, Ini Jabatannya

Next Post

10 Nama Calon Pimpinan KPK Akan Diserahkan ke Jokowi Awal Oktober

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
Ilustrasi KPK (dok. istimewa)

10 Nama Calon Pimpinan KPK Akan Diserahkan ke Jokowi Awal Oktober

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved