Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Selain Dibully, Dokter Aulia Juga Diperas hingga Rp 40 Per Bulan Oleh Seniornya

CC-02 by CC-02
2 September 2024
in Daerah
0
dokter bunuh diri

Mendiang Dokter Aulia Risma Lestari

0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Polda Jawa Tengah tengah melakukan pendalaman terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dialami oleh dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang menjalani praktik di RSUP Kariadi, Semarang. Dugaan pungli ini kabarnya mencapai angka Rp20-40 juta per bulan dan diduga menjadi salah satu penyebab tekanan psikologis yang dialami korban.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai pungutan liar tersebut dan akan menjadi bahan penyelidikan lebih lanjut. “Kami telah mendapatkan informasi mengenai pungutan ini, dan itu akan menjadi petunjuk bagi penyidik untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam,” ujar Artanto di Kota Semarang, Senin (2/9/2024).

Mengenai jumlah pasti pungutan liar yang dialami dr. Aulia Risma, Artanto menyatakan bahwa pihaknya masih dalam proses kalkulasi. “Angka-angka pungli yang sudah beredar ini akan menjadi modal awal bagi kami untuk melakukan pendalaman lebih lanjut,” ungkapnya.

Polda Jateng juga sedang menyelidiki isu perundungan yang dialami dr. Aulia Risma, namun penyelidikan kini berkembang ke arah dugaan adanya pungutan liar. “Kami memastikan akan menindaklanjuti semua berkas dan data yang telah diberikan oleh Tim Investigasi Kementerian Kesehatan,” tambah Artanto.

Selain dugaan pungli dan perundungan, polisi juga fokus mendalami penyebab pasti kematian dr. Aulia Risma yang diduga bunuh diri. Artanto menyebutkan bahwa untuk memastikan penyebab kematian korban, pihaknya menunggu hasil autopsi psikologi forensik. “Bukti-bukti dan dokumen terkait penyebab kematian korban sudah kami pegang. Namun, hasil dari autopsi psikologi forensik akan menjadi penentu utamanya,” jelasnya.

Artanto juga menambahkan bahwa hasil autopsi psikologi tersebut diharapkan akan segera tersedia. “Kami berharap dalam waktu dekat hasilnya sudah selesai sehingga bisa segera kami sampaikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Polda Jawa Tengah telah mengadakan pertemuan dengan Tim Investigasi Kementerian Kesehatan di Mako Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Kota Semarang, Jumat (30/8/2024), untuk membahas kasus dugaan perundungan yang dialami dr. Aulia Risma Lestari. Dalam pertemuan tersebut, polisi menerima sejumlah berkas yang berisi keterangan para saksi terkait dugaan kasus perundungan. Keterangan ini mencakup lebih dari 10 orang, termasuk teman seangkatan, pihak rumah sakit, keluarga korban, serta senior korban.

Aulia Risma Lestari adalah mahasiswi PPDS Anestesiologi Fakultas Kedokteran Undip yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Lempongsari, Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin (12/8/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. Ia diduga tewas akibat bunuh diri setelah mengalami perundungan atau bullying serta jam kerja yang berlebihan. (CC02)

Tags: dokter anestesidokter auliappdsundip
Previous Post

Ada Setoran Uang Makan Mahasiswa PPDS FK Undip untuk Makan

Next Post

Kebakaran Semak Bambu di Blora Ancam Pemukiman Warga

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
kebakaran

Kebakaran Semak Bambu di Blora Ancam Pemukiman Warga

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved