Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Modus Penipuan QRIS di Alun-Alun Purwokerto, Mahasiswi Ditangkap

CC-02 by CC-02
28 Mei 2024
in Daerah
0
qris

Tangkapan layara video warga menangkap basah mahasiswi yang menipu pedagang Alun-alun Purwokerto pakai QRIS palsu. (ist)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, PURWOKERTO – Modus penipuan menggunakan aplikasi QRIS kembali terjadi di pusat kuliner kaki lima Alun-Alun Purwokerto.

Pelaku adalah seorang mahasiswi berinisial NIP yang diketahui telah kerap melakukan aksi penipuannya di kawasan tersebut.

NIP berhasil ditangkap setelah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) melaporkan keluhan mengenai pembayaran yang tidak diterima meskipun terlihat seolah-olah telah dilakukan.

Sugiyanto, Humas Paguyuban PKL se-Hati Alun-Alun Purwokerto, menjelaskan bahwa NIP sebelumnya sudah menjadi incaran pedagang.

“Ini memang sudah menjadi incaran di Alun-Alun, sudah sering kali terjadi, tapi orang-orang tidak memperhatikan.

Kemarin hari Minggu sore, saya mendapat keluhan dari anggota bahwa sering terjadi penipuan ini,” kata Sugiyanto, Senin (27/5/2024).

Dalam satu malam, ada tiga pedagang yang menjadi korban penipuan NIP: pedagang nasi goreng dengan kerugian Rp15 ribu, pedagang di sebelah selatan dengan kerugian Rp25 ribu, dan pedagang es dengan kerugian Rp87 ribu.

Modus yang digunakan NIP adalah menunjukkan tangkapan layar (screenshot) QRIS dengan nominal tertentu yang sudah disiapkan sebelumnya.

Saat melakukan pembayaran, NIP menunjukkan foto tersebut seolah-olah sudah melakukan transaksi.

“Banyak yang tidak memperhatikan dan hanya melihat sekilas, sehingga langsung kena tipu.

Karena kebiasaan buruknya, akhirnya pelaku dilarikan ke rumah sakit, dan bapaknya meninggalkan KTP,” tambah Sugiyanto.

Para pedagang yang sudah sering menjadi korban penipuan mulai mengenali ciri-ciri pelaku.

NIP diketahui berambut panjang dan berkacamata.

Pada Minggu malam (26/5/2024) pukul 21.30 WIB, pelaku dengan ciri-ciri tersebut kembali melakukan transaksi di salah satu PKL.

Sugiyanto segera meluncur ke lokasi dan menangkap pelaku, lalu membawanya ke pos Satpol PP Pemkab Banyumas.

“Saya langsung membawanya ke Satpol PP dan setelah diinterogasi, dia tampak bingung dan memberikan keterangan yang tidak konsisten.

Pertama dia bilang bapaknya kerja di showroom di Semarang, dan dia mengaku mahasiswa.

Dia datang ke sini bersama seorang ibu-ibu yang sering mengajaknya jalan-jalan, tapi saya curiga itu komplotan,” ungkap Sugiyanto.

Barang-barang pelaku seperti KTP, ATM, dan HP ditahan. Ibu-ibu yang bersama pelaku akhirnya menelpon ayah pelaku yang sebenarnya ada di Purwokerto.

“Akhirnya, ayahnya datang dan meminta maaf serta bersedia bertanggung jawab,” tambahnya.

Para PKL sudah geram dengan aksi penipuan tersebut karena telah terjadi berulang kali.

Mereka berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pedagang untuk lebih waspada dalam menerima pembayaran menggunakan aplikasi QRIS dan memastikan transaksi benar-benar telah dilakukan. (CC02)

Tags: banyumaspenipuan qrisqris
Previous Post

Bakteri E Coli di Makanan Tahlilan Bikin Ratusan Warga Kudus Keracunan Massal

Next Post

Polda Jateng Hentikan Kasus UU ITE yang Jerat Tiga Aktivis Karimunjawa

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio

Polda Jateng Hentikan Kasus UU ITE yang Jerat Tiga Aktivis Karimunjawa

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved