Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

PAN dan PKB Rebutan Kursi Menteri Prabowo, Saleh: Baru Gabung Dapat 3 Kursi

CC-02 by CC-02
27 Mei 2024
in Politik
0
Logo PKB dan PAN (dok. istimewa)
0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Perdebatan mengenai alokasi kursi kabinet dalam pemerintahan mendatang Prabowo Subianto kembali mencuat. 

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Saleh Partaonan Daulay, mengkritisi pemberian jatah tiga kursi kabinet kepada partai politik yang baru bergabung dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

“Tidak tepat apabila ada partai politik yang baru bergabung ke koalisi pendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming, tetapi mendapatkan tiga kursi di kabinet pemerintahan mendatang,” ujar Saleh Partaonan Daulay, Sabtu (25/5/2024).

Menurutnya, keputusan tersebut dapat menimbulkan ketidakpuasan di antara anggota koalisi yang sudah lama berjuang bersama.

PAN merupakan salah satu anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung pasangan pemenang pemilihan presiden tersebut, bersama dengan Gerindra, Golkar, Demokrat, dan beberapa partai politik lainnya. 

Namun, pernyataan Saleh mendapat tanggapan dari Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syaiful Huda, yang menyarankan agar PAN tidak ‘terbawa perasaan’ atau ‘baper’.

“PAN tidak perlu ‘terbawa perasaan’ atau ‘baper’,” kata Syaiful Huda menanggapi pernyataan Saleh. 

PKB, yang awalnya mendukung pasangan Anies Baswedan bersama Nasdem dan PKS, kini telah menyatakan dukungannya kepada pemerintahan Prabowo.

Sejumlah pengamat politik memprediksi bahwa PKB akan diajak masuk ke dalam kabinet karena Prabowo membutuhkan dukungan suara PKB di DPR. 

Hal yang sama berlaku bagi Nasdem, yang baru saja bergabung dan disebut-sebut akan mendapatkan jatah tiga menteri atau lebih.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa peluang Nasdem untuk mendapatkan kursi kabinet sama dengan partai politik yang tergabung dalam KIM. 

“Penentuan menteri sepenuhnya adalah hak prerogatif Presiden Terpilih Prabowo Subianto,” tegas Dasco. 

Kontroversi ini menggambarkan dinamika politik di dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto. 

Para anggota koalisi berharap bahwa alokasi kursi kabinet akan dilakukan dengan adil dan bijaksana, dengan memperhatikan kontribusi dan komitmen masing-masing partai. 

Masyarakat akan terus menantikan keputusan akhir yang akan diambil oleh Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat memperkuat stabilitas pemerintahan dan mencapai tujuan bersama demi kemajuan Indonesia.(CC-01)

Tags: panpkbprabowoprabowo subianto
Previous Post

Pengamat Politik Nilai Pidato Megawati Isyaratkan Sikap Oposisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Next Post

ISESS Desak Kapolri Klarifikasi Penguntitan Densus 88 Terhadap Jampidsus Kejagung

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Anggota Densus 88 Iqbal Mustofa saat menguntit Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah (dok. Panduga)

ISESS Desak Kapolri Klarifikasi Penguntitan Densus 88 Terhadap Jampidsus Kejagung

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved