Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Tambah Kementerian, Yusril Ungkap Prabowo-Gibran akan Revisi UU No 39 Tahun 2008

CC-02 by CC-02
14 Mei 2024
in Nasional
0
Yusril Ihza Mahendra. (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Kabar tentang rencana pemerintahan Prabowo-Gibran untuk memperluas kabinet menjadi 40 kementerian, dari kondisi saat ini yang berjumlah 34, menjadi topik hangat dalam pembahasan politik. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang, menyatakan bahwa langkah tersebut bisa diwujudkan melalui revisi UU No. 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. 

“Pasal 12, 13, dan 14 dalam undang-undang tersebut telah mengatur batasan jumlah bidang kementerian, yaitu 34, dengan rincian empat menteri koordinator dan 30 menteri bidang,” paparnya, Minggu (12/5/2024).

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan bahwa upaya revisi tersebut dapat dilakukan pada pemerintahan Jokowi saat ini. 

Atau alternatifnya, Prabowo dapat menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) setelah dilantik sebagai presiden dalam sidang umum MPR pada 20 Oktober mendatang. 

“Prabowo akan memiliki wewenang penuh sebagai presiden satu menit setelah pelantikannya, memungkinkannya untuk mengambil tindakan apa pun yang dianggap perlu,” jelasnya.

Namun, rencana perluasan kabinet ini menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat dan politisi. 

Beberapa pihak mengkritiknya sebagai tindakan yang terlalu membebani negara dengan biaya tambahan dan mempersulit koordinasi antar kementerian. 

Sementara itu, pendukung rencana tersebut menyoroti potensi untuk peningkatan efisiensi dan representasi masyarakat yang lebih luas dalam struktur pemerintahan.

Kendati demikian, langkah untuk merevisi undang-undang atau menerbitkan Perppu guna memperluas kabinet tentu tidak akan berjalan mulus. 

Proses legislatif yang melibatkan persetujuan dari DPR dan konsultasi dengan berbagai pihak menjadi tahap yang perlu dilewati, sementara langkah-langkah yang terlalu mendadak dan kontroversial dapat menimbulkan ketegangan politik.

Dengan demikian, langkah yang akan diambil oleh pemerintahan Prabowo-Gibran dalam hal ini akan menjadi sorotan tajam dalam beberapa pekan mendatang. 

Bagaimana langkah mereka dalam mewujudkan rencana memperluas kabinet akan menjadi indikator awal dari dinamika politik yang akan terjadi di masa mendatang.(CC-01)

Tags: gibrankementerianprabowoyusril ihza mahendra
Previous Post

Anak Anggota Polda Maluku Bawa Bendera RMS saat Nobar Timnas U-23, Ternyata Milik Ayahnya

Next Post

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Terduga Pembunuh Danramil

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Satgas Cartenz (dok. Humas Polri)

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Terduga Pembunuh Danramil

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved