Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

WNI di Timur Tengah Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Serangan Iran terhadap Israel

CC-02 by CC-02
16 April 2024
in Internasional
0
Ilustrasi Yordania tangkis drone Iran menuju Israel (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk Iran, Israel, dan Palestina, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul serangkaian serangan yang terjadi belakangan ini. 

Serangan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik yang dilancarkan Iran kepada Israel pada Sabtu (13/4/2024) menjadi sorotan utama. 

Kemenlu menekankan pentingnya mengantisipasi potensi eskalasi keamanan di wilayah tersebut.

Masyarakat Indonesia memberikan beragam tanggapan terhadap imbauan tersebut. 

Banyak yang merasa prihatin dan mengaku khawatir atas situasi di Timur Tengah yang semakin tegang. 

“Saya berdoa agar WNI di sana selalu dalam perlindungan Tuhan dan dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan mereka,” ungkap Fitriani Sari, seorang ibu rumah tangga dari Jakarta, Senin (15/4/2024).

Menyikapi imbauan tersebut, beberapa WNI yang berada di Timur Tengah merasa perlu untuk meningkatkan kewaspadaan. 

“Saya dan beberapa teman telah membuat rencana evakuasi darurat dan terus memantau perkembangan situasi,” ujar Ahmad Fauzi, seorang pekerja migran Indonesia yang tinggal di Tel Aviv, Israel. 

Langkah-langkah preventif seperti ini dianggap penting untuk menghadapi potensi risiko yang mungkin timbul.

Di sisi lain, ada pula yang merasa bahwa imbauan ini seharusnya disertai dengan langkah konkret untuk memberikan perlindungan kepada WNI yang berada di kawasan konflik. 

“Kemenlu seharusnya tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga menyediakan bantuan dan informasi yang lebih terperinci kepada WNI di sana,” kata Bambang Susanto, seorang aktivis kemanusiaan dari Surabaya.

Sementara itu, beberapa pihak mengkritik ketidaktegasan pemerintah dalam merespons situasi konflik di Timur Tengah. 

“Pemerintah seharusnya lebih proaktif dalam melindungi WNI di luar negeri, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” tegas Nurul Huda, seorang pengamat politik dari Yogyakarta. 

Dalam situasi yang semakin genting seperti ini, koordinasi antarlembaga dan respons cepat dari pemerintah dianggap sangat penting untuk melindungi kepentingan dan keselamatan WNI.(CC-01)

Tags: irankemenlutimur tengahwni
Previous Post

Hari Ini Kesimpulan Sidang Sengketa Pilpres Diserahkan ke MK, Hasil Putusan Disampaikan 22 April

Next Post

Pengamat UI Nilai Serangan Iran ke Israel Bisa Picu Perang Dunia III, Netizen: Harusnya Belajar Dari Sejarah

Related Posts

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok. istimewa)
Internasional

Trump Peringatkan Iran soal Penindakan Demonstran, Parlemen Iran Ancam AS dan Israel

12 Januari 2026
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan menyiapkan rencana pelarian ke Rusia jika gelombang protes nasional terus meningkat. (dok. istimewa)
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Disebut Siapkan Rencana Pelarian ke Rusia Jika Protes Iran Membesar

6 Januari 2026
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

Ben-Gvir Desak Israel Lanjutkan Operasi Militer di Gaza Usai Insiden Rafah

20 Oktober 2025
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

200 Tentara Amerika Serikat Dikerahkan ke Israel untuk Awasi Gencatan Senjata Gaza

10 Oktober 2025
Next Post
Ilustrasi serangan rudal. (dok. istimewa)

Pengamat UI Nilai Serangan Iran ke Israel Bisa Picu Perang Dunia III, Netizen: Harusnya Belajar Dari Sejarah

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved