Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Ketakutan Warga Iran Pasca Serangan ke Israel, Antrean Panjang Mengular di Beberapa SPBU

CC-02 by CC-02
15 April 2024
in Internasional
0
Ilustrasi warga Iran (dok. BBC)
0
SHARES
14
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, IRAN – Menyusul serangan terhadap Israel, banyak warga Iran yang khawatir bahwa kerusuhan tersebut dapat menyebabkan peningkatan serangan antara kedua negara.

Warga juga bersiap menghadapi kemungkinan pembalasan dari Israel.

Beberapa ahli yang mengikuti perkembangan di Iran telah menyatakan keprihatinan tentang potensi tanggapan Israel terhadap serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran pada akhir pekan.

Mereka memperingatkan bahwa kedua belah pihak dapat dengan cepat melancarkan serangan balasan yang berbahaya.

Dalam siaran di televisi pemerintah, komandan Garda Revolusi Iran, Jenderal Hossein Salami, mengatakan Teheran telah memasuki “persamaan baru”, yang berarti setiap serangan yang dilakukan Israel terhadap kepentingan, properti, pejabat, atau warga negara Israel akan mengakibatkan pembalasan ke wilayah Iran.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Mohammad Hossein Bagheri, juga memperingatkan bahwa respons Iran akan jauh lebih besar daripada aksi militer pada Sabtu (13 April 2024) jika Israel mengambil tindakan pembalasan terhadap Iran.

Seolah ingin menegaskan maksud pemerintah, sebuah mural muncul di Lapangan Palestina di Teheran, Iran.

Mural yang ditulis dalam bahasa Persia dan Ibrani itu berbunyi: “Tamparan selanjutnya akan lebih kuat”.

Sentimen Anti Israel

Berbicara kepada DW, jurnalis Iran yang berbasis di Berlin Hamed Mohammadi mengatakan Iran mengandalkan sarana militer untuk menunjukkan kekuatannya menyusul kematian tujuh perwira senior dalam apa yang disebut Teheran sebagai serangan terhadap kedutaan besarnya di Damaskus pada awal April 2024.

“Sentimen anti-Israel ada dalam DNA Republik Islam (Iran). Eskalasi yang terjadi baru-baru ini menandai fase baru, yang secara efektif memberikan lampu hijau kepada Israel untuk mengambil tindakan yang lebih kuat, bahkan di dalam wilayah Iran,” kata Hamed.

Namun, banyak warga Iran yang khawatir dengan risiko eskalasi konflik Mereka juga bersiap menghadapi kemungkinan serangan balik Israel ke kota-kota di Iran Minggu (14 April 2024).

Departemen DW bahasa Persia mengamati beberapa postingan media sosial menunjukkan antrean panjang di beberapa SPBU.

Masyarakat Iran melakukan hal ini untuk mengantisipasi kenaikan harga gas secara tiba-tiba.

Menurut situs pemantau bursa Bonbast, supermarket juga dipenuhi pelanggan yang membeli kebutuhan pokok seperti beras dan roti, dengan mata uang Iran, real, jatuh ke rekor terendah terhadap dolar AS di pasar terbuka.(CC-01)

Tags: damaskusiranisraelsembakospbuteheranwarga iran
Previous Post

Iran Serang Zionis, PM Israel Benjamin Netanyahu dan Istri Mengungsi di Bungker Milik Miliarder di Yerusalem

Next Post

Besok Kubu Ganjar-Mahfud Serahkan Kesimpulan Sidang ke MK, Ronny: Isinya Fakta Persidangan

Related Posts

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok. istimewa)
Internasional

Trump Peringatkan Iran soal Penindakan Demonstran, Parlemen Iran Ancam AS dan Israel

12 Januari 2026
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan menyiapkan rencana pelarian ke Rusia jika gelombang protes nasional terus meningkat. (dok. istimewa)
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Disebut Siapkan Rencana Pelarian ke Rusia Jika Protes Iran Membesar

6 Januari 2026
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

Ben-Gvir Desak Israel Lanjutkan Operasi Militer di Gaza Usai Insiden Rafah

20 Oktober 2025
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

200 Tentara Amerika Serikat Dikerahkan ke Israel untuk Awasi Gencatan Senjata Gaza

10 Oktober 2025
Next Post
Mahkamah Konstitusi (dok. indonesia.go.id)

Besok Kubu Ganjar-Mahfud Serahkan Kesimpulan Sidang ke MK, Ronny: Isinya Fakta Persidangan

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved