Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Survei Terbaru Charta Politika: Ganjar-Mahfud Naik 28 Persen

CC-02 by CC-02
23 Januari 2024
in Politik
0
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menggunakan jaket bomber Top Gan (dok. Twitter @generasi_mudanu)
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Charta Politika Indonesia, kemarin merilis hasil survei nasional terbaru yang dilaksanakan pada 4–11 Januari 2024.

Metode survei multistage random sampling, jumlah responden 1.220 dari seluruh Indonesia, dengan margin of error 2,82%.

Survei itu tentang elektabilitas parpol peserta Pemilu 2024.

Dari hasil survei didapat hasil sebagai berikut: PDIP 22,6%, Partai Gerindra 18,8%, Partai Golkar 9,3%, Partai Nasdem 8,8%, PKB 8%, PKS 6,8% dan PAN 4%.

Parpol dengan perolehan di bawah 4% adalah Partai Demokrat 3,9%, PPP 3,6%, Perindo 2,8% dan PSI 1,9%.

Parpol dengan elektabilitas di bawah 1%: Hanura, Partai Gelora, PBB, Partai Buruh, PKN dan Partai Ummat.

Berdasarkan UU, parpol yang mendapatkan suara di bawah 4% dalam Pemilu 2024, tidak berhak mendapat kursi di DPR RI.

Tentang elektabilitas paslon Pilpres 2024, survei tersebut mendapat hasil sebagai berikut: Prabowo-Gibran 42,2%, Ganjar-Mahfud 28%, Anies-Muhaimin 26,7%.

Menurut peneliti Utama Charta Politika, Nahrudin, pasangan Ganjar-Mahfud mengalami peningkatan dibandingkan dengan hasil survei pada Desember 2023 sebesar 26,5%.

Hal sama juga dialami oleh Anies-Muhaimin, yang pada survei Desember 2023 sebesar 26,3%.

“Sebaliknya, Prabowo-Gibran cenderung stagnan, yang pada Desember 2023 sebesar 43,8%,” ucapnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/1/2024).

Survei Charta Politika, juga menanyakan kepada responden tentang isu dinasti politik pada Pilpres 2024.

Sebanyak 61,3% responden, menyatakan mengetahui isu tersebut.

Dari jumlah responden yang tahu isu dinasti politik itu, sebanyak 63,0% diantaranya, menyatakan tidak setuju ada dinasti politik di Indonesia.

Namun, dari 63,0% responden yang menyatakan tidak setuju politik dinasti, ternyata hanya 46,9% yang mengaku cemas dinasti politik akan menghambat demokrasi.(CC-01)

Tags: charta politikaganjarmahfudpemilu 2024pilpres 2024
Previous Post

Ini Alasan Pakar Komunikasi Unibraw Beri Nilai 8 Penampilan Prof Mahfud MD dalam Debat Cawapres Kedua

Next Post

Kabar Presiden Jokowi Minta Bertemu Ketum PDI Perjuangan Dibantah Stafsus

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Presiden Jokowi. (dok. Istimewa)

Kabar Presiden Jokowi Minta Bertemu Ketum PDI Perjuangan Dibantah Stafsus

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved